Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEP Guardiola bingung dengan keputusan wasit, yang tidak mengusir Dean Henderson saat Manchester City kalah 1-0 dari Crystal Palace pada final Piala FA. Eberechi Eze membuka keunggulan dengan satu-satunya gol dalam pertandingan pada menit ke-16, yang kemudian menjadi penentu kemenangan.
Meski begitu, City memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol dan mendominasi penguasaan bola sepanjang laga, memaksa Henderson melakukan beberapa penyelamatan gemilang saat mereka terus menekan untuk menyamakan kedudukan.
Penampilan Henderson tak lepas dari kontroversi. City merasa mantan penjaga gawang Manchester United itu seharusnya diusir keluar lapangan karena menangkap bola di luar kotak penalti saat Erling Haaland sedang mengejar.
Meski sudah dilakukan peninjauan VAR, Henderson lolos tanpa kartu dan tidak mendapat hukuman lebih lanjut.
Kekecewaan City semakin dalam ketika Henderson melakukan penyelamatan luar biasa terhadap penalti Omar Marmoush di menit ke-36, menjaga gawangnya tetap tak kebobolan.
Guardiola terlihat berbicara keras kepada Henderson tak lama setelah pertandingan usai. Namun, saat diwawancarai ITV Sport, pelatih City itu menjelaskan ia puas dengan performa para pemainnya dan memberikan ucapan selamat kepada Palace.
"Kami bermain sangat baik. Kami melakukan segalanya dan menciptakan peluang, tapi sayangnya kami tidak bisa mencetak gol. Mereka mencetak gol lewat transisi pertama mereka. Ini soal gol – mereka mencetak satu, jadi selamat untuk Crystal Palace," ujar Guardiola.
Saat ditanya soal keputusan terkait Henderson, Guardiola menjawab: "Saya bukan wasit!"
"Bukan hanya soal penguasaan bola. Kami menciptakan banyak peluang. Mereka tidak banyak menciptakan, tapi mereka bertahan dengan sangat baik, sangat dalam, seperti di era Roy Hodgson. Dalam hal itu, tidak banyak yang berubah. Ya, begitulah kenyataannya." (Eurosport/Z-2)
Pep Guardiola memuji ketahanan dan efektivitas Manchester City setelah menang 3-0 atas Crystal Palace. Meski tampil klinis, Guardiola menegaskan timnya belum mencapai level terbaik.
Manchester City atau Man City menjadikan kekalahan dari Crystal Palace di Final Piala FA sebagai motivasi menjelang dua laga terakhir Liga InggrisÂ
Oliver Glasner mempersembahkan kemenangan bersejarah Crystal Palace atas Manchester City di final Piala FA kepada para suporter.
Crystal Palace meraih trofi besar pertama sepanjang sejarah klub usai mengalahkan Manchester City 1-0 di final Piala FA 2025.
Erling Haaland mengejutkan publik Wembley dengan menyerahkan penalti kepada Omar Marmoush di final FA Cup. Manchester City kalah 0-1 dari Crystal Palace.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja VAR meski timnya sukses membungkam Newcastle United 2-0 pada Rabu (14/1).
Sejak didatangkan Manchester City di pekan kedua Januari 2026, Antoine Semenyo sukses mencetak dua gol di dua kompetisi yang berbeda.
Hasil undian putaran keempat Piala FA 2025/2026 mempertemukan Liverpool vs Brighton. Sementara Arsenal, Man City, dan Chelsea mendapat lawan relatif mudah.
Liverpool melaju ke babak keempat Piala FA 2025/2026 usai melibas Barnsley 4-1 di Anfield. Simak laporan pertandingan dan statistik lengkapnya di sini.
LANGKAH Manchester United di Piala FA musim 2025/2026 terhenti secara dramatis di putaran ketiga. Hasil Man Utd vs Brighton ini memperpanjang catatan kelam United musim ini.
MANCHESTER United harus menerima kenyataan pahit tersingkir prematur dari ajang Piala FA musim 2025/2026 usai kalah dalam laga Man Utd vs Brighton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved