Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Liga 1 pekan ke-23 yang dimainkan Jumat (14/2) mempertandingkan dua laga. Semen Padang memetik kemenangan 2-0 atas Persita Tangerang. Sementara itu, Persik Kediri ditahan imbang 0-0 oleh Persis Solo pada laga yang dimainkan di Stadion Brawijaya, Kediri.
Duel Semen Padang vs Persita berlangsung di Stadion GOR Haji Agus Salim. Tuan rumah memimpin ketika laga baru berjalan 10 menit melalui sepakan jarak jauh Rosad Setiawan.
Persita berpeluang menyamakan kedudukan setelah mendapat hadiah penalti. Namun, eksekusi Javlon Guseynov mampu digagalkan kiper Semen Padang.
Di ujung laga, Semen Padang menggandakan keunggulan pada menit ke-90+6 melalui Cornelius Stewart. Skor 2-0 bertahan untuk tuan rumah.
Kemenangan tersebut membuat tim Kabau Sirah keluar dari zona merah ke peringkat 15 klasemen dengan 20 poin. Adapun Persita tertahan di peringkat enam dengan 35 poin.
Persik vs Persis
Di laga lainnya, Persis tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pasalnya, tim tuan rumah bermain dengan 10 orang sejak menit kelima lantaran kartu merah Ramiro Fergonzi.
Tambahan satu poin bagi Persis Solo membuat mereka masih tertahan di zona merah tepatnya posisi ke-17 klasemen dengan 18 poin. Sementara itu, Persik berada di peringkat tujuh dengan 33 poin. (S-1)
Dejan Antonic merasa banyak keputusan wasit yang merugikan timnya, terutama terkait pemberian penalti kepada tuan rumah serta kartu merah yang diberikan kepada pemainnya.
Selain menyoroti performa kolektif, Paul Munster memberikan pujian khusus atas kesiapan pemain cadangan Bhayangkara FC saat menang 4-0 atas Semen Padang di laga Super League.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-26. Moussa Sidibe membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti yang tenang dan terarah.
Preview Bhayangkara FC vs Semen Padang di pekan ke-23 Liga Super 2026. Analisis kekuatan The Guardians vs Kabau Sirah di Stadion Sumpah Pemuda.
SEMEN Padang menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu Malut United dalam lanjutan Liga 1 2025/2026.
Kemenangan atas Malut United bukan sekadar soal gengsi, melainkan harga mati bagi Semen Padang untuk merangkak naik dari zona degradasi klasemen Super League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved