Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL tidak menggembirakan didapat Bhayangkara FC pada laga pertamanya di ajang Liga 1 2023-2024. Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (3/7) malam, Bhayangkara harus menelan kekalahan 1-3 dari PSIS Semarang meski sempat unggul di babak pertama.
Sebuah gol dari M Ragil di menit ke-26 memang membuat the Guardian sempat unggul. Namun kemudian di penghujung laga, gawang Awan Setho Raharjo digelontor tiga gol balasan dari tuan rumah.
Dimulai dari gol penyeimbang skor yang dicetak oleh Carlos Fortes di menit ke-86, lalu diikuti dua gol lainnya yakni lewat Paulo Gali Freitas dan Boubakary Diarra yang membuat Bhayangkara harus pulang dengan tangan hampa.
Baca juga: PSIS Semarang Puji Terobosan Baru Erick Thohir di Liga 1
Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Bhayangkara dari PSIS di sepanjang kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia selama ini. Sebelumnya, Bhayangkara tak pernah merasakan pahitnya kekalahan dari Mahesa Jenar.
“Laga hari ini sangat bagus. Bhayangkara main bagus sampai menit ke-85 masih bisa pertahankan keunggulan. Tapi kemudian PSIS bisa membalas dan akhirnya kita harus mengakui keunggulan lawan,” kata pelatih Bhayangkara Emral Abus pada sesi jumpa pers usai laga.
Dia menyebutkan sebenarnya anak asuhnya bermain bagus sesuai dengan apa yang diinstruksikan. Namun, mereka kecolongan di menit-menit akhir. "Skor akhirnya berbalik. Memang PSIS di akhir laga main bagus hingga bisa memenangkan laga,” tambah Emral.
Baca juga: Ini Alasan Stadion Patriot Bekasi Jadi Homebase Persija dan Bhayangkara FC
Pelatih berlisensi AFC Pro itu juga mengakui jika babak kedua, pelatih PSIS cukup jeli melihat keunggulan Bhayangkara. “PSIS main sabar dan melakukan counter attack. Kemudian lahir gol pertama dari set piece corner kick di menit ke-86. Namun, kami selalu main terbuka untuk memenangkan pertandingan,” ungkap dia Emral.
Emral menegaskan dirinya akan mengevaluasi apa yang harus diperbaiki dari laga pertama lawan PSIS setelah melihat video rekaman pertandingan nanti. (Z-6)
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui ketangguhan Arema yang memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Marcos Santos menilai sejumlah keputusan pengadil lapangan sepanjang pertandingan sangat merugikan pihaknya dan menjadi faktor penentu hasil negatif bagi Singo Edan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai keputusan wasit dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC sangat memengaruhi hasil akhir.
Ketika babak pertama hampir berakhir tanpa gol, Arema justru berhasil mencuri keunggulan. Joel Vinicius mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama
Preview lengkap laga Bhayangkara FC vs Arema FC di Super League 2026. Analisis H2H, prediksi pemain, dan statistik kunci kedua tim.
Bhayangkara FC menang 2-0 atas Dewa United di Indomilk Arena. Gol Moussa Sidibe dan Bernard Doumbia membawa The Guardians naik ke posisi lima klasemen.
LAGA lanjutan peyan ke-18 Liga 2 atau Liga Championship 2025/2026 mempertemukan PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang Jumat (30/1) sore
PSIS Semarang di bawah kepemimpinan pelatih baru Jafri Sastra mendatangkan dua pemain berpengalaman, Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio.
PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) menggandeng investor baru, Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang yang merupakan istri bos Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal.
PSIS Semarang mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Malut United sukses menghancurkan PSIS pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat (16/5) malam.
PSIS dipastikan terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 32 pertandingan yang sudah dilalui.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved