Selasa 17 Januari 2023, 03:58 WIB

Andritany Sebut tidak Adanya Degradasi Buat Liga 1 Kehilangan Gereget

Basuki Eka Purnama | Sepak Bola
Andritany Sebut tidak Adanya Degradasi Buat Liga 1 Kehilangan Gereget

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Kiper timnas Indonesia yang juga Presiden APPI Andritanny Ardhiyasa

 

KIPER sekaligus kapten Persija Andritany Ardhiyasa mengatakan kebijakan PSSI untuk meniadakan degradasi di Liga 1 Indonesia 2022-2023 menghilangkan gereget kompetisi.

"Di liga seharusnya ada yang juara, ada yang degradasi," ujar Andritany di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (16/1).

Pria yang juga Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) itu melanjutkan, pemain akan terhalang dalam mengeluarkan kemampuan terbaik jika Liga 1 tanpa degradasi.

Baca juga: Kegagalan PSSI Urus Liga karena Efek Tragedi Kanjuruhan yang tidak Tuntas

Padahal, menurut Andritany, pemain dibayar untuk tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

"Dalam Liga 1, idealnya pemain berlaga untuk membawa timnya juara atau terhindar dari degradasi. Sementara di Liga 2, pemain harus membantu tim promosi ke Liga 1 atau keluar dari zona merah, begitu seterusnya. Kami dibayar untuk melakukan yang terbaik di lapangan," kata Andritany.

PSSI, berdasarkan keputusan yang diambil dalam rapat Komite Eksekutif (Exco), memutuskan bahwa Liga 1 Indonesia musim 2022-2023 akan berlangsung tanpa degradasi.

Hal itu lantaran PSSI mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan pelaksanaan Liga 2 Indonesia 2022-2023 dan meniadakan putaran nasional Liga 3 2022-2023.

Khusus untuk Liga 2, PSSI menguraikan, ada tiga hal yang melatarbelakangi keputusan tersebut yaitu, pertama, ada permintaan dari sebagian besar klub yang mau kompetisi tidak dilanjutkan.

Alasan klub-klub itu, menurut PSSI, lantaran tidak ada kesesuaian antara konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator. Liga 2 pun dianggap sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023.

Kedua, terdapat rekomendasi dari Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia setelah Tragedi Kanjuruhan yang menyatakan sarana dan prasarana di Liga 2 belum memenuhi syarat.

Terakhir, Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2022 yang mengamanatkan proses perizinan baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, hingga bantuan pengamanan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Aji Styawan

Polisi Ungkap Sejumlah Alasan Laga PSIS Versus Persebaya Ditunda

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 08 Februari 2023, 22:21 WIB
Ada empat alasan mengapa kepolisian tidak dikeluarkan izin pertandingan PSIS vs Persebaya. Kata Kapolrestabes...
AFP/Thomas KIENZLE

Belgia Tunjuk Eks Pelatih RB Leipzig Tedesco Jadi Pelatih Timnas

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Februari 2023, 21:33 WIB
Pelatih yang lahir di Italia, tetapi besar di Jerman tersebut, juga pernah melatih Schalke 04 dan Spartak...
AFP

Jika Tinggalkan Manchester City, Kemana Guardiola Melangkah?

👤Widhoroso 🕔Rabu 08 Februari 2023, 20:58 WIB
MASA depan Pep Guardiola di Manchester City jadi tak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya