Jumat 23 September 2022, 21:45 WIB

Misi Shin Tae-yong Untuk Piala Dunia di Laga Melawan Curacao

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Misi Shin Tae-yong Untuk Piala Dunia di Laga Melawan Curacao

AFP/Joe Klamar
Shin Tae-yong.

 

PELATIH Timnas Indonesia Shin Tae-yong memiliki misi dalam dua laga melawan Curacao di FIFA Matchday. Pemain muda yang dipanggil ke tim senior seperti Marselino Ferdinan dan Muhammad Ferrari diharapkan semakin matang menuju Piala Dunia U-20 tahun depan. 

Laga pertama akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Sabtu (24/9) malam WIB. Selanjutnya, Skuad Garuda akan menjamu Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9).

Baca juga: Momen Comeback CR7 bersama Timnas Portugal

Dari 23 pemain dipanggil, ada nama Marselino dan Ferrari yang menjadi andalan di Tim U-20 Indonesia. Kedua pemain juga baru saja mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 tahun depan. 

Marselino sudah lebih dulu gabung dalam beberapa ajang di timnas U-23 atau senior termasuk saat SEA Games 2021 Vietnam lalu. Sementara Ferrari, laga melawan Curacao akan menjadi debutnya bersama timnas senior. Dia mendapatkan promosi untuk main setelah gemilang di Piala AFF U-19 dan kualifikasi Piala Asia U-20 lalu.

Shin mengatakan, kedua pemain diproyeksikan akan menjadi andalan Indonesia di Piala Dunia U-20 Mei tahun depan. Keterlibatan mereka ke pemain senior dan melawan tim yang secara peringkat di atas Indonesia diharapkan bisa membuat kedua pemain semakin matang. 

"Ferrari saat Piala AFF U-19 sangat baik performanya, dan dia bisa jadi pemain inti di Piala Dunia nanti bersama Marselino. Ini saya harap agar pemain itu dapat pengalaman baik untuk bisa berprestasi. Anggap saja ini jadi tempat untuk peningkatan performa pemain," kata Shin dalam konferensi pers jelang laga melawan Curacao, Jum'at (23/9).

Ferrari mengaku senang bisa mendapat kesempatan berlaga bersama tim senior Indonesia. Pemain Persija Jakarta itu mengaku bisa beradaptasi dengan baik karena banyak mendapat masukan dari pemain lainnya. 

"Kesannya cukup senang karena bisa latihan bersama para senior yang punya banyak pengalaman. Para senior pun sangat fun di hari pertama. Alhamdulillah adaptasi saya bersama Timnas lancar. Bagi saya, saat ini adalah momen yang tepat karena saya selalu menekankan ke diri sendiri, jika niatnya jujur, kerja keras, hasilnya akan bagus,” kata Ferrari dilansir laman resmi Persija.

Selain Ferrari, Muhammad Ramadhan Sananta juga menjalani debut di timnas Indonesia. Aksi impresif pemain berusia 19 tahun itu bersama PSM Makassar di BRI Liga 1 2022-2023 membuatnya dilirik Shin Tae-yong. Sananta sudah mencetak tiga gol bersama PSM dan bersaing bersama penyerang asing untuk daftar pencetak gol terbanyak. 

Kehadiran Sananta diharapkan Shin Tae-yong bisa menjadi solusi untuk Skuad Garuda yang memiliki persoalan di lini depan. Pelatih asal Korea Selatan itu dalam beberapa kesempatan memang mengeluh belum menemukan striker murni yang memiliki ketajaman. 

"Sananta pemain muda yg baik. Itu terlihat saat latihan dia sanga baik. Mugkin bisa saja dia bisa menyelesaikan persoalan striker yang ada selama ini," kata Shin.

Sementara itu, Shin sudah memetakan kekuatan Curacao untuk laga nanti. Menurutnya Curacao yang ada di urutan ke-84 rangking FIFA memiliki kualitas yang baik. Indonesia terpaut 77 peringkat dari Negara Kepulauan Karibia itu. Indonesia saat ini ada di peringkat 155 FIFA.

"Memang sangat jauh (peringkat) ya. Tetapi saya ingin melihat pemain bisa melawan tim ini. Selanjutnya juga kami ingin melawan tim yang lebih baik. Curacau memang lebih baik dari kita, tapi saya akan memberikan yang terbaik untuk laga nanti," kata Shin. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ari Bowo S

Tragedi Kanjuruhan, Bukti Minimnya Protap Sepak Bola Indonesia 

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 09:08 WIB
Hal ini menggambarkan masih kurangnya kesiapan panitia penyelenggara mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi pada laga...
Ant/Ari Bowo

Petugas Melontarkan Gas Air Mata Karena Massa Anarkis

👤Bagus Suryo 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 08:51 WIB
SEMENTARA tercatat ada 127 penonton meninggal dunia usai laga Arema Malang menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten...
ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

Dampak Insiden Kanjuruhan, Sanksi Berat Menanti Arema, Kompetisi Dihentikan

👤Akmal Fauzi 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 07:56 WIB
Arema bisa jadi dalam sisa pertandingan kompetisi BRI Liga 1 musim ini tidak diperkenankan menjadi tuan rumah. Selain itu sanksi lainnya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya