Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH tim nasional Italia Roberto Mancini tidak akan menghapus rencana pengembangan skuad muda Gli Azzurri usai dikalahkan Jerman 2-5 dalam UEFA Nations League, di Borussia-Park, Rabu (15/6) dini hari WIB. Pemain muda Italia dinilai akan terus berkembang.
Italia sebelumnya ditahan imbang Inggris dan Jerman di laga pertama. Italia kemudian menang 2-1 atas Hungaria 2-1. Gli Azzurri sementara menempati urutan ketiga dengan lima poin, selisih satu poin dari Jerman di posisi kedua dan dua poin dari Hungaria di posisi puncak.
Di laga itu, Mancini menurunkan beberapa pemain muda seperti Wilfried Gnonto, Giacomo Raspadori, Alessandro Bastoni, dan Davide Frattesi bersama bintang-bintang senior minim pengalaman internasional seperti Gianluca Mancini, Davide Calabria, juga Matteo Politano.
Sejak awal Jerman memang sudah mendominasi pertandingan. Gol kemenangan Jerman dicetak gol-gol yang dicetak oleh Joshua Kimmich (10'), Ilkay Gundogan (45+4'), Thomas Muller (51') dan Timo Werner (68', 69'). Sementara itu, dua gol Gli Azzurri dilesakkan oleh Wilfried Gnonto (78') dan Alessandro Bastoni (90+4').
Mancini mengatakan sejak awal turnamen memahami mereka akan mengambil risiko kekalahan memalukan untuk karena menurunkan banyak pemain baru. Namun, itu bukan persoalan. Mancini sedang berupaya untuk meremajakan skuad menyusul kegagalan lolos ke Piala Dunia di Qatar.
“Ini adalah jalannya, akan ada resiko dan itu sama sekali tidak menghapus apa yang terjadi sebelumnya. Akan ada saat-saat baik dan buruk, itu terbuka lebar dan kita akan melihat apa yang terjadi," jelasnya.
“Kami memiliki lebih banyak debutan lagi malam ini, kami memiliki empat atau lima peluang, tetapi Jerman tampil lebih baik," lanjutnya.
Baca juga: Jerman Samai Rekor Kemenangan Terbesar Mereka Atas Italia
Mancini mengakui ada evaluasi yang harus dikerjakan terutama dalam aspek kerapatan antarpemain dan juga antarlini.
"Kami bertahan cukup buruk sebagai sebuah tim, membiarkan Jerman mempunyai terlalu banyak ruang untuk bermain. Akhirnya ada reaksi dan ada beberapa hal positif. Pendekatan awal benar-benar salah dan secara fisik kami juga tidak berada di dekat mereka," jelasnya.
Pelatih Jerman Hansi Flick sangat sumringah dengan kemenangan ini. Ia puas dengan permainan dan fokus pemainnya di laga itu.
"Saya harus memberikan pujian besar kepada tim. Hormat untuk melakukan penampilan seperti itu lagi di laga keempat. Semua yang kami rencanakan, mereka lakukan dengan cemerlang," ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Skuad Jerman sementara akan dibubarkan, beristirahat, dan bersiap-siap untuk musim yang akan mencakup jadwal klub yang padat dan Piala Dunia di Qatar. UEFA Nations League akan dilanjutkan di jeda internasional September.
"Tim melakukan pekerjaan yang sensasional. Kami menantikan jalan menuju Piala Dunia. Kami masih memiliki dua pertandingan penting di bulan September, di mana kami akan ditantang lagi. Kami akan melihat apa yang harus kami lakukan untuk meningkatkan lebih lanjut," kata Flick. (Footballitalia/UEFA/OL-5)
PERTANDINGAN persahabatan Jerman vs Ghana berlangsung di MHP Arena, Selasa (31/3). Pertandingan itu dapat disaksikan melalui streaming RCTI secara gratis.
KEMENANGAN tipis 2-1 diraih timnas Jerman saat menjamu Ghana dalam laga persahabatan Jerman vs Ghana di MHP Arena, Selasa (31/3).
Pada menit ke-88, berawal dari umpan matang Leroy Sane, Denis Undav melakukan sontekan cerdik yang melewati jangkauan kiper timnas Ghana untuk memastikan kemenangan timnas Jerman.
Meski menang 4-3 atas timnas Swiss, pelatih timnas Jerman, Julian Nagelsmann, memberikan catatan kritis terhadap performa barisan pertahanan skuadnya.
Florian Wirtz mengakui bahwa tiga gol yang bersarang ke gawang timnas Jerman yang dikawal Jonathan Baumann sebenarnya dapat dicegah.
Gelandang Jerman Florian Wirtz mencuri perhatian dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Swiss pada laga uji coba di Basel, Sabtu (28/3) dini hari.
Pada Oktober 2011, tim asuhan Roberto Mancini menghancurkan tim juara asuhan Sir Alex Ferguson, mencetak enam gol dan menjadi penanda persaingan
Roberto Mancini meninggalkan Timnas Italia pada Agustus 2023 dan sempat menukangi Timnas Arab Saudi.
PELATIH Roberto Mancini mengakui bahwa ia menyesali keputusannya untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Italia menuju Arab Saudi.
Renard diikat kontrak hingga akhir 2025 dengan opsi perpanjangan hingga Piala Asia 2027.
PELATIH asal Italia, Roberto Mancini, mencapai kesepakatan bersama dengan Federasi Sepak Bola Arab Saudi untuk mengakhiri kontraknya sebagai pelatih tim nasional.
PELATIH timnas Arab Saudi Roberto Mancini diterpa kabar pemecatan. Media Italia La Gazzetta dello Sport menyebut sang pelatih terancam didepak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved