Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS U-23 Indonesia mampu bangkit dari ketinggalan lalu menundukkan tuan rumah Tajikistan dengan skor 2-1 pada laga uji coba di Stadion Republican Central, Dushanbe, Tajikistan, Selasa (19/10). Dipantau melalui laman Twitter PSSI, @PSSI di Jakarta, Indonesia tertinggal 0-1 terlebih dahulu dari lawannya sejak menit kelima.
Skuad Garuda pun muda meningkatkan intensitas serangan. Mengandalkan Amiruddin Bagus dan Hanis Saghara di depan serta didukung Ramai Rumakiek dan Witan Sulaeman dari sayap, anak-anak asuh pelatih Shin Tae-yong mulai menebar ancaman ke pertahanan Tajikistan. Percobaan demi percobaan dilakukan sampai akhirnya Indonesia mencetak gol pada menit ke-35 melalui Hanis Saghara yang memanfaatkan kombinasi Witan Sulaeman dan Mohammad Kanu. Skor imbang 1-1 bertahan sampai jeda.
Babak kedua, Witan sempat membuat peluang pada menit ke-57, tetapi bola masih menyamping dari gawang lawan. Indonesia akhirnya mampu membalikkan kedudukan pada menit ke-63. Amiruddin Bagus menjadi pembuat skor setelah mendapatkan umpan dari Witan Sulaeman.
Setelah unggul, Indonesia merapatkan barisan dan semakin disiplin dalam bertahan maupun menyerang. Timnas U-23 Indonesia pun menang 2-1. Pertandingan uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Selain menghadapi Tajikistan, Indonesia dijadwalkan melawan Nepal pada laga persahabatan berikutnya, Jumat (22/10).
Pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Tajikistan, Indonesia berada satu grup, Grup G, dengan Australia, China dan Brunei Darussalam. Namun, China dan Brunei Darussalam memutuskan mundur dari kompetisi sehingga Indonesia hanya akan melawan Australia yaitu pada 27 dan 30 Oktober 2021. (OL-8)
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
Timnas U-23 Indonesia kalah 0-3 dari Mali dalam laga uji coba. Pelatih Indra Sjafri menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menjelaskan faktor penyebab kekalahan.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Hasil imbang kontra timnas India ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk membenahi performa timnas U-23 Indonesia sebelum tampil di SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved