Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYERANG Persija Marko Simic mengatakan PSIS tampil mengejutkan saat mengimbangi macan Kemayoran 2-2 dalam pertandingan Liga 1 Indonesia, Minggu (12/9), di Stadion Indomilk Sport Center, Tangerang.
"Hari ini, mereka tampil tanpa beberapa pemain andalan. Namun, secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik," kata Simic dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan di Jakarta.
PSIS mengejar ketinggalan dua gol dari Persija untuk memaksakan hasil imbang 2-2. Padahal, skuat asuhan Imran Nahumarury itu tidak menurunkan satu pun pemain asing sejak menit pertama.
Baca juga: Alessio Kecewa dengan Hasil Imbang Persija Kontra PSIS
Satu-satunya pemain non-Indonesia yang mereka mainkan adalah Jonathan Cantillana baru masuk pada menit ke-65.
PSIS mengandalkan pemain-pemain lokal yang beberapa di antaranya berusia 23 tahun ke bawah seperti Pratama Arhan, Alfeandra Dewangga, Fredyan Wahyu, dan Eka Febri.
"PSIS sudah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing hanya dengan pemain lokal saat Piala Menpora 2021. Mereka membuktikan memiliki skuat yang kuat dan tidak mudah melawan mereka," tutur Simic.
Sementara tentang hasil imbang kontra PSIS yang membuat Persija belum mencatatkan kemenangan pada Liga 1 2021-2022, Simic menyebut hal itu mengecewakan.
Akan tetapi, pesepak bola berusia 33 tahun tersebut tidak mau larut dalam penyelesan. Simic yakin Persija bisa bangkit.
Dia berkaca dari Liga 1 musim 2019. Ketika itu, Persija, yang berstatus juara musim sebelumnya, sempat terseok-seok dari awal kompetisi.
Skuat Macan Kemayoran, kala itu, tidak menang pada tiga laga awal secara beruntun dan bahkan pernah hanya mencicipi empat kemenangan dari 19 laga. Akan tetapi, semuanya pelan-pelan teratasi dan Persija yang hampir terjerumus ke zona degradasi mampu menduduki posisi ke-10 klasemen akhir pada 2019.
"Jangan lupa, pada musim 2019, kami juga memulai liga dengan buruk. Jadi sekarang kami perlu bangkit, berjuang dan bekerja sebagai tim agar dapat meraih kemenangan di laga-laga berikutnya," kata Simic.
Saat melawan PSIS, Persija membuat dua gol terlebih dahulu melalui Otavio Dutra pada menit 45+1 dan Marko Simic pada menit 49.
PSIS menyamakan kedudukan melalui gol Hari Nur Yulianto pada menit 71 dan gol bunuh diri Rohit Chand pada menit 88.
Satu poin dari laga ini membuat Persija menduduki posisi ke-11 klasemen sementara Liga 1 2021-2022 dengan dua poin. PSIS sendiri menempati peringkat ketiga klasemen dengan empat poin dari dua laga. (Ant/OL-1)
Di Liga India musim 2024/2025, Alaeddine merupakan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist.
Persib Bandung resmi puncaki klasemen Super League usai tekuk Persija 1-0 di GBLA. Beckham Putra jadi pahlawan kemenangan Maung Bandung.
Laga Super League antara Persib dan Persija diwarnai aksi tidak terpuji yang berujung kartu merah bagi pemain asing Macan Kemayoran, Bruno Tubarao.
Gelandang andalan Persib, Thom Haye, mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai teror yang menimpa keluarganya.
Bojan Hodak menegaskan bahwa keunggulan Persib atas Persija dalam laga Super League tersebut bukan karena faktor keberuntungan.
Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menunjukkan kedewasaan dan jiwa sportivitas tinggi usai timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persib Bandung di laga pekan ke-17 Super League 2025/2026.
PSIS Semarang di bawah kepemimpinan pelatih baru Jafri Sastra mendatangkan dua pemain berpengalaman, Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio.
PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) menggandeng investor baru, Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang yang merupakan istri bos Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal.
PSIS Semarang mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Malut United sukses menghancurkan PSIS pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat (16/5) malam.
PSIS dipastikan terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 32 pertandingan yang sudah dilalui.
PSIS Semarang dipastikan turun kasta ke Liga 2 Indonesia di musim depan, setelah Persebaya Surabaya vs Semen Padang bermain imbang 1-1 pada Minggu (11/5) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved