Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Polandia Paulo Sousa meminta para pemainnya untuk fokus pada laga pemungkas Grup E Piala Eropa 2020 kontra Swedia di Saint Petersburg, Rusia, Rabu (23/6) malam, dan memandang laga itu bak sebuah pertandingan final.
Setelah kalah 1-2 melawan Slovakia di laga pertama dan menjaga asa mereka dengan mengimbangi Spanyol 1-1, Polandia kini wajib mengalahkan Swedia jika ingin berkesempatan melangkah ke babak 16 besar.
"Bagi kami, ini adalah laga final dan kami harus fokus seperti menjalani sebuah final," kata Sousa, Rabu (23/6) dini hari WIB.
"Kami ingin memiliki mentalitas yang sama di mana pun, baik ketika main di negeri sendiri maupun di negara tetangga," tambahnya.
Baca juga: Gulacsi Akui Hongaria tidak Diunggulkan Melawan Jerman
Sousa juga menyebut timnya serasa tidak pernah main di negara lain, sebab sejumlah besar suporter mereka selalu terdengar saat Polandia main di Saint Petersburg melawan Slovakia maupun di Sevilla kala menghadapi Spanyol.
"Suporter itu penting, Anda bisa lihat contohnya dengan Hongaria dan Denmark. Kami sendiri serasa tidak pernah main tandang," ujarnya.
Kendati demikian, Sousa mengakui timnya sedikit tidak diuntungkan karena harus bermain sehari berselang setelah Swedia di pertandingan sebelumnya.
Swedia main pada Jumat (18/6) siang sedangkan Polandia menghadapi Spanyol Sabtu (19/6) petangnya. Akibatnya, para pemain Sousa cuma punya jeda pemulihan kondisi kurang dari 30 jam.
"Beberapa pemain belum sepenuhnya pulih. Secara mental, laga menghadapi Spanyol juga menguras banyak energi," katanya.
Kendati Swedia sudah memastikan satu tempat di babak 16 besar, Sousa memperkirakan lawannya itu tidak akan bermain dengan energi yang kendur.
Terlebih, Swedia punya bekal kepercayaan diri berupa catatan enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir dan hanya kebobolan satu gol saja.
"Statistik menggambarkan banyak hal tentang Swedia. Mereka tahu cara mengendalikan bola, maupun melancarkan serangan balasan," katanya.
"Mereka kaya pilihan dari segi taktik. Saya pikir Swedia tidak akan bermain dengan santai," tutup Sousa.
Di Piala Eropa, lima tahun silam, Polandia mencapai perempat final dan Sousa yang baru melakoni tugasnya sejak Januari lalu tentu tidak ingin portofolionya diwarnai kegagalan. (Ant/OL-1)
Kedua tim kalah dalam pertandingan pembuka secara dramatis. Ceko kebobolan di waktu tambahan saat kalah 1-2 dari Portugal sedangkan Georgia takluk di tangan Turki dengan skor 1-3
Inggris diharuskan memainkan dua pertandingan tingkat Eropa tanpa penonton serta dibebani denda senilai 100 ribu euro (Rp1,6 miliar).
Mbappe berharap mendapatkan dukungan yang lebih banyak dari rekan setimnya setelah kegagalannya dalam adu penalti melawan Swiss.
Di daftar pencetak gol terbanyak Bundesliga, Schick hanya kalah dari penyerang Borussia Dortmund Erling Braut Halland dan striker Bayern Robert Lewandowski.
Spanyol kalah dalam laga semifinal Piala Eropa 2020, Juli lalu, disingkirkan Italia lewat adu penalti. Italia kemudian melaju ke abbak final dan sukses menjadi juara.
Pengumuman itu muncul setelah UEFA dan CONMEBOL menentang keras rencana FIFA menggelar Piala Dunia dua tahun sekali.
Graham Potter gagal mencatat start manis bersama Swedia setelah takluk 1-4 dari Swiss di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Swiss kini hanya butuh satu poin untuk lolos.
Graham Potter diberi target membawa timnas Swedia lolos ke Piala Dunia 2026.
Destinasi berikutnya bagi Graham Potter adalah timnas Swedia.
Timnas Swedia, saat ini, terpuruk di dasar klasemen Grup B kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan hanya meraih satu poin dari empat pertandingan.
Harapan timnas Swedia untuk tampil di Piala Dunia 2026 terancam pupus setelah mereka kalah 1-0 saat menjamu timnas Kosovo di Strawberry Arena.
Alexander Isak masuk menggantikan Anthony Elanga saat laga antara timnas Kosovo dan timnas Swedia di Pristina menyisakan 18 menit, saat Blagult sudah tertinggal 2-0.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved