Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI pandemi covid-19 dan ketidakpastian liga domestik memukul kondisi sejumlah klub, namun hal itu tidak menyurutkan semangat meereka yang berhasil lolos dalam AFC Club Licensing Cycle 2020.
AFC Club Licensing Cycle merupakan suatu proses standarisasi dan verifikasi kualitas manajemen klub sepak bola profesional. Sistem diperkenalkan oleh AFC untuk mendukung perkembangan sepak bola.
Selain acuan standar profesional, AFC Club Licensing Cycle juga menjadi syarat klub untuk dapat berpartisipasi dalam kompetisi resmi AFC. Misalnya, AFC Champions League dan AFC Cup.
Baca juga: PSSI: Lokasi Pemusatan Latihan Timnas U-19 Belum Jelas
Ada lima kriteria yang menjadi penilaian di AFC Club Licensing. Mulai dari sporting, infrastructure, personel, legal, hingga finance. Untuk kepesertaan tahun ini, seluruh klub Liga 1 2020 pun mengikuti proses tersebut.
PSSI melalui rapat Club Licensing Committee memutuskan enam klub yang dinyatakan granted atau lulus persyaratan AFC. Keenam klub adalah Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, Persib Bandung dan Arema FC.
Ke depan, PSSI berencana mengadopsi sistem serupa untuk diterapkan di Liga 1 dan Liga 2. Tujuannya mencetak klub profesional berstandar internasional.
"PSSI sedang menyiapkan National Club Licensing untuk kita terapkan di Liga 1 dan Liga 2,” ujar Plt Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dalam keterangan resmi, Jumat (20/11).
Baca juga: Endri Erawan Gantikan Ratu Tisha di Komite Kompetisi AFC
"Kita berharap semakin banyak klub profesional di Tanah Air yang membuktikan bahwa Indonesia sudah dalam track menuju industri sepak bola. Karena, semakin banyak klub profesional di Indonesia,” imbuhnya.
Presiden Klub Borneo FC Samarinda Nabil Husien tidak dapat menutupi kegembiraannya. Ini menjadi titik klub kebanggaan Samarinda berproses menjadi tim profesional.
"Kita sangat bahagia dan bangga dengan pencapaian ini. Sekaligus pembuktian kita serius menjadi klub yang profesional dan sukses secara prestasi," tutur Nabil.(OL-11)
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved