Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Spanyol Luis Enrique mengaku tidak ada keraguan sedikit pun kepada Sergio Ramos untuk tetap menjadi andalan dalam mengeksekusi tendangan dua belas pas. Kemampuan Ramos sempat diragukan setelah kapten timnas Spanyol itu gagal mengkonversi dua pinalti saat tim Matador berhadapan dengan Swiss dalam lanjutan Liga Negara UEFA.
Ramos, dalam pertandingan tersebut, mencatatkan rekor sebagai pemain dengan catatan caps internasional terbanyak di Eropa melewati Gianluigi Buffon.
Sayangnya, di pertandingan tersebut, bek Real Madrid tersebut tidak mampu melanjutkan catatan 25 golnya dari titik putih tanpa pernah gagal di klub dan timnas.
Baca juga: Ramos Gagal Penalti Dua Kali, Spanyol Ditahan Swiss
Dalam pertandingan tersebut, Swiss mampu unggul terlebih dahulu oleh aksi Remo Freuler yang membuka gol pada menit ke 26. Spanyol nyaris pulang tanpa poin sebelum Gerard Moreno mengamankan satu poin dengan golnya di menit 89 setelah memanfaatkan keunggulan pemain.
"Catatan Sergio Ramos atas pinalti tetap ada dan sebagai catatan yang sangat bagus. Sangat tidak adil bila menghilangkan catatan tersebut hanya karena satu atau dua kali bahkan tiga kali kegagalan," tutur Enrique seperti dilansir Goal, Minggu (15/11).
Sang pelatih pun mengaku akan tetap mempercayai Ramos sebagai eksekutor pinalti dalam pertandingan tersebut, bahkan bila ada pinalti ketiga.
"Jika memang ada pinalti ketiga, dia tetap menjadi eksekutor. Bila hanya karena dia gagal dua pinalti kemudian menghilangkan tugas tersebut darinya itu akan menjadi sebuah lelucon. Sergio Ramos tetap ada sebagai penendang di posisi pertama dari daftar penendang pinalti," tegas Enrique.
Dalam kesempatan yang sama, pencetak gol penyeimbang, Moreno membenarkan perkataan sang pelatih.
"Sergio terlahir sebagai pemenang. Hari ini dia tidak dapat mencetak dua pinalti, tetapi ia telah memainkan banyak pertandingan, banyak kemenangan dan kekalahan. Ia memiliki banyak pengalaman," ungkap Moreno.
"Hari ini, penaltinya mungkin tidak masuk tetapi saya tidak tahu berapa banyak yang dia buat sebelum itu. Itu bukanlah sesuatu yang harus kita khawatirkan. Saya yakin jika ada penalti lain dia akan mengambilnya dan dia akan mencetak gol," lanjutnya.
"Kami semua tenang. Sergio juga tenang. Saya belum bisa berbicara dengannya tapi saya sangat tenang karena penalti berikutnya yang diambil Sergio dia akan mencetak gol." pungkas sang pemain
Dengan hasil imbang pada hari Sabtu, Spanyol turun ke posisi kedua di Grup 4 Liga A, satu poin di belakang Jerman. La Roja akan menghadapi Jerman pada hari Selasa di Estadio La Cartuja di Seville. (OL-1)
Raja Felipe VI akhirnya mengakui adanya penyalahgunaan kekuasaan selama era kolonial Spanyol di Meksiko. Langkah ini cairkan hubungan diplomatik yang sempat beku.
PEMERINTAH Spanyol secara permanen menarik duta besarnya dari Israel setelah hubungan diplomatik kedua negara memburuk akibat konflik di Iran dan agresi Israel di Jalur Gaza
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap pemerintah Spanyol.
PEMERINTAH Spanyol secara resmi mengumumkan penarikan duta besarnya dari Israel secara permanen pada Selasa (10/3).
Albares juga menuntut agar Hizbullah berhenti menembakkan roket ke Israel.
Sanchez kembali mengkritik serangan AS dan Israel terhadap Iran menggambarkannya sebagai kesalahan luar biasa.
Pemanggilan ke timnas Spanyol ini mengakhiri spekulasi mengenai masa depan internasional Cristhian Mosquera karena pemain Arsenal itu juga memiliki paspor Kolombia.
Finalissima, yang mempertemukan juara Piala Eropa dan juara Copa America, berpotensi besar dipindahkan dari Qatar ke Eropa akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Keberhasilan Aitana Bonmatí meraih trofi FIFA ini menyusul raihan Ballon d'Or ketiganya yang ia dapatkan pada September lalu.
Aitana Bonmati terjatuh dengan posisi yang tidak nyaman saat sesi latihan pagi di markas timnas Spanyol di Las Rozas, Madrid, Minggu (30/11).
Timnas Spanyol akan menghadapi juara bertahan dua kali, timnas Italia, untuk memperebutkan gelar Piala Davis setelah mengalahkan timnas Jerman di laga semifinal.
Luis De La Fuente menjelaskan dirinya gembira dan sangat menghargai rentetan hasil yang telah didapat oleh timnas Spanyol sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved