Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

UEFA Izinkan Kompetisi Domestik tak Diselesaikan

Antara
24/4/2020 03:45
UEFA Izinkan Kompetisi Domestik tak Diselesaikan
UEFA mengizinkan negara anggotanya untuk tidak menyelesaikan musim kompitisi.(AFP)

BADAN sepak bola Eropa (UEFA) mengizinkan kompetisi liga dan piala domestik negara-negara anggotanya tak dirampungkan di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengancam.

Sikap itu diumumkan UEFA selepas rapat virtual jajaran komite eksekutif Kamis (23/4) dan menggugurkan kekhawatiran bagi negara-negara yang kompetisi domestiknya tak dirampungkan di atas lapangan bakal terancam tak bisa ikut ambil bagian ke turnamen antarklub level Eropa.

Menurut UEFA skenario paling ideal memang melanjutkan kompetisi domestik hingga selesai secara normal di atas lapangan dalam format asli sembari menentukan klub-klub yang berhak tampil di Eropa. Jika tak memungkinkan, karena keterbatasan waktu, UEFA mengusulkan pula kompetisi domestik diselesaikan dengan format yang berbeda tapi tetap ditentukan di atas lapangan.

Akan tetapi, jika sudah ditempuh upaya maksimal dan tetap tidak memungkinkan kompetisi dirampungkan di atas lapangan, UEFA menyadari ada beberapa negara anggota yang harus menghentikan kompetisi domestiknya tetapi harus memenuhi dua alasan yakni aturan pemerintah dan ancaman krisis finansial.

Kedua alasan tersebut mewakili setidaknya nasib kompetisi-kompetisi domestik di Belanda dan Belgia. Belgia sejak beberapa pekan lalu sudah mengumumkan penghentian Liga Pro Jupiler serta piala domestik mereka dengan dasar desakan dari pihak klub yang kuatir akan kondisi keuangan jika kompetisi dipaksakan berlanjut.

Sedangkan di Belanda, Eredivisie praktis selesai menyusul pernyataan Perdana Menteri Mark Rutte yang memperpanjang masa karantina wilayah (lockdown) hingga 1 September 2020, yang praktis melarang kegiatan umum baik dengan atau tanpa penonton termasuk pertandingan olahraga.

Untuk mengakomodasi para anggota yang kompetisi domestiknya tak rampung, UEFA menyarankan penentuan wakil untuk ke kompetisi Eropa tetap berdasar prinsip-prinsip obyektif, transparan, dan nondiskriminatif. UEFA juga menyatakan memiliki hak menolak keikutsertaan klub-klub wakil negara yang kompetisi domestiknya tidak rampung jika dirasa penunjukan tidak memenuhi prasyarat yang sudah disampaikan. (R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya