Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG dokter terkemuka, yang memiliki spesialisasi di bidang penyakit menular, di Italia, Senin (13/4), mengungkapkan ia tidak setuju jika Serie A dilanjutkan pada Mei.
"Jika saya harus menggambarkan secara teknis, sebenarnya itu tidak baik," kata Giovanni Rezza, kepala bagian penyakit menular di Institut Nasional Kesehatan Italia, Selasa (14/4), soal kelanjutan liga pada bulan depan. "Namun, hal itu akan ditentukan oleh politisi."
Liga di negara yang mencatatkan sedikitnya 20 ribu kematian akibat pandemi virus korona itu ditunda sejak 9 Maret lalu.
Laporan media setempat menyatakan Serie A kemungkinan bisa mulai lagi bulan depan, dengan para pemain kembali berlatih pada 4 Mei.
Baca juga: FIGC Ngotot Gulirkan lagi Liga Italia
"Saya mendengar sejumlah pihak mengusulkan observasi yang lebih ketat dengan para pemain dites setiap beberapa hari. Tapi sebenarnya, bagi saya, itu suatu teori yang sedikit dibuat-buat. Dan kita hampir tiba pada Mei," ujar Rezza.
"Jelas nampaknya jika politik yang akan menentukan. Tapi ini adalah olahraga yang melibatkan kontak dan kontak bisa memberi risiko penularan tertentu," imbuhnya.
Komentar Rezza itu memicu berbagai komentar di Italia, seperti dari presiden Torino FC Urbano Cairo yang mengatakan tidak masuk akal memikirkan melanjutkan liga sebelum akhir Mei.
Sementara itu, Arturo Diaconale, juru bicara Lazio, tim yang tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Serie A, Juventus, ingin segera menyelesaikan musim ini.
Diaconale bahkan dengan bercanda menuding Rezza, fan dari tim rival sekota Roma, akan senang jika Serie A dibatalkan.
"Akan lebih berguna jika dari pada khawatir soal ini (Lazio menang di liga), mereka menemukan cara untuk mengalahkan virus ini," kata Diaconale.
"Akan lebih diperlukan lagi jika ketimbang memicu debat yang tidak perlu soal sepak bola, dia mendedikasikan semua energi yang ia miliki untuk meneliti obat atau vaksin yang bisa menghentikan penularan ini," lanjutnya.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) akan mengadakan pertemuan pada Rabu (15/4) untuk membahas protokol kesehatan soal latihan pemain lagi, dengan penerapan lockdown di negara itu diperpanjang hingga 3 Mei.
"Kami akan mulai, saya harap, pada akhir Mei dengan sejumlah tes untuk memastikan para pemain negatif dan latihan bisa dimulai," kata
presiden FIGC Gabriele Gravina kepada Sky Sport, Senin (13/4). (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved