Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KLUB-KLUB strata tertinggi Italia mencapai kesepakatan untuk memotong gaji para pemain, pelatih, dan staf yang disebabkan krisis pandemi covid-19. Hal itu diumumkan operator Serie A, Senin (5/4).
Semua kompetisi sepak bola di Italia telah dihentikan akibat pandemi covid-19 sejak 9 Maret silam.
Gaji kotor tahunan para pemain akan dipotong sepertiganya jika musim dibatalkan dan dipangkas seperenamnya jika musim dilanjutkan.
Keputusan tersebut diterima seluruh klub Serie A, kecuali Juventus yang telah lebih dulu menetapkan kebijakan memotong gaji para pemain dan staf.
Baca juga: Gugus Tugas FIFA Siapkan Rekomendasi untuk Klub Terkait Covid-19
Kesepakatan-kesepakatan individual harus diteken antara pihak pemain dan klub. Seperti Juventus, rencananya pemotongan gaji itu dilakukan selama dua sampai empat bulan.
Operator Serie A menegaskan kembali setelah melakukan konferensi video pada Senin (6/4), bahwa mereka masih ingin melanjutkan kompetisi. Namun hal itu baru akan dilakukan saat situasi kesehatan dan pemerintah mengizinkan.
Pihak operator liga juga mengatakan tindakan pemotongan gaji diambil untuk menjaga masa depan sistem sepak bola Italia.
Namun, ketua Asosiasi Pesepak bola Italia (Associazione Italiana Calciatori/AIC) Damiano Tomassi mengatakan rencana itu tidak dapat dipahami.
"Saya tidak paham logika bisnis di balik sikap itu, meletakkan para pemain, yang merupakan aktor utama pertunjukan, ke sorotan yang buruk, di saat hampir semua orang telah mendiskusikan dengan klub bagaimana keluar dari krisis ini," kata Tomassi.
"Bagi saya, ini terlihat gila," tambah mantan gelandang AS Roma itu.
Pemuncak klasemen Juventus, akhir bulan lalu, mengumumkan mereka akan memangkas gaji para pemain dan pelatih Maurizio Sarri untuk periode
Maret sampai Juni.
Sang juara bertahan Serie A itu mengatakan pemangkasan gaji itu akan memberi dampak positif sebesar 90 juta euro pada tahun finansial 2019/2020. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved