Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KLUB Bhayangkara FC masih memperjuangkan proses naturalisasi gelandang andalannya Lee Yoo-joon asal Korea Selatan.
Sebelumnya the Guardian, julukan Bhayangkara FC, sudah suskes kedatangan empat pemain asing baru yakni Lee Won-jae, Guy-herve, Renan Silva, serta eks striker Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel.
“Kami terus memperjuangkan karena dia memang sudah lama tinggal di Indonesia bersama istri dan anaknya juga yang Warga Negara Indonesia (WNI). Ia berharap bisa tinggal di Indonesia,” tutur COO Bhayangkara FC, Sumardji usai peluncuran jersey dan tim Bhayangkara FC di Gedung PTIK, Jakarta, Senin (24/2).
Meski kuota pemain asing sudah penuh, Bhayangkara FC masih terus mengusahakan Lee untuk bisa bermain dengan tim dengan status WNI. Lee juga masih terlihat berlatih bersama tim jelang Liga 1 2020 bergulir.
“Insya Allah bisa cepat, tapi saya tidak bisa ceritakan secara detail, yang pasti kami berupaya dalam sisa waktu dekat ini,” ujar Sumardji.
Sumardji berharap proses naturalisasi Lee bisa tuntas sebelum kick off liga 1 2020 yang akan dihelat apda 28 Februari mendatang.
Lee sendiri adalah pemain gelandang andalan Bhayangkara FC sejak musim 2017. Ia menjadi tulang punggung tim. Ia memiliki kenangan manis ketika pertama kali datang ke Indonesia dengan membawa Bhayangkara FC juara liga 1 2017. (Ykb/OL-09)
Kemenangan meyakinkan itu ditentukan sepenuhnya pada paruh pertama laga. Meski Bhayangkara FC sempat mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Nama Rahmatsho Rahmatzoda semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama setelah performanya bersama PSIM Yogyakarta menuju final Super League 2025/2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved