Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional (Timnas) Indonesia U19 tengah bersiap untuk kembali mengumpulkan para pemain terbaik mereka dan melaksanakan pemusatan latihan atau TC pada 25 September.
Selain itu, Timnas U19 telah menjadwalkan untuk mengadakan uji coba melawan Timnas U19 Tiongkok yang rencananya akan diadakan dua kali yakni pada 17 Oktober 2019 di Surabaya dan pada 20 Oktober 2019 di Bali.
Uji coba tersebut pun rencananya akan terlaksana usai mereka menjalani seleksi dan pemusatan latihan yang berlangsung hingga 1 Oktober 2019 di Bogor, Jawa Barat.
Sebelumnya, mereka sudah pernah menjalani uji coba serupa melawan Iran, di mana hasilnya cukup baik.
Laga pertama mereka harus mengakui keunggulan lawan 2-4, lalu pada uji coba berikutnya, mereka sukses mengalahkan Iran dengan skor 1-0. Pelatih kepala Timnas U19, Fakhri Husaini pun menyambut baik adanya uji coba tersebut.
“Saya senang federasi merencanakan uji coba melawan Cina untuk kami. Hal ini bisa menjadi tolok ukur untuk melihat sejauh mana kemampuan tim ini. Karena saat kualifikasi, lawan-lawan kami di Grup K, kualifikasi Piala AFC U19 memiliki karakter serupa. Sebut saja seperti Korea Utara dan Hongkong. Selain itu juga ada Timor Leste,” ungkap Fakhri dilansir dari keterangan resminya, Selasa (24/9).
Selain itu, Fakhri juga mengungkapkan bahwa uji coba melawan tim besar memang sangat diperlukan olehnya. Tak tanggung-tanggung, dia pun merasa uji coba melawan Jepang maupun Korea Selatan harus dilakukan usai menghadapi Tiongkok nantinya.
“Kami perlu setidaknya diadakan dua kali uji coba lagi dengan lawan serupa seperti Tiongkok, ambil contoh seperti Korsel dan Jepang. Saya melihat permainan mereka dan postur tubuhnya bisa membuat pemain kita belajar untuk berduel dan berjuang dengan lawan yang memiliki keuntungan tersebut,” tambahnya.
Sebagai bocoran, Timnas U19 tengah dipersiapkan untuk menghadapi pertandingan Kualifikasi Piala Asia atau AFC U-19 2020, yang akan berlangsung di Jakarta, pada 2 Oktober hingga 10 November 2019. Indonesia sendiri tergabung di Grup K bersama dengan Korea Utara, Hongkong dan Timor Leste. (OL-09)
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan laga kontra Persita Tangerang di pekan ke-22 Super League 2025/26 akan berjalan sulit meski dimainkan di Stadion GBLA.
PSMS Medan menang 3-1 atas Sumsel United dalam laga Pegadaian Championship di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (14/2). Felipe Cadenazzi cetak dua gol.
Persija Jakarta fokus memulihkan mental pemain jelang laga tandang kontra Bali United di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Semen Padang FC menargetkan mencuri poin saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/2), guna memperbesar peluang keluar dari zona degradasi BRI Super League.
Ezequiel Vidal mencetak dua gol saat PSIM Yogyakarta menahan imbang Persik Kediri 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro. Hasil ini menjaga posisi PSIM di papan tengah klasemen.
Sumsel United membidik kemenangan atas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara demi menjaga peluang promosi ke Super League. Laga krusial penentuan tiga besar.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved