Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN penyerang timnas Inggris Michael Owen mengaku heran dengan keputusan federasi sepak bola Inggris ketika menunjuk Fabio Capello sebagai pelatih pada Desember 2007 silam.
Dalam buku yang berjudul "Reboot", mantan penyerang Manchester United itu menumpahkan kekecewaannya ketika Capello melatih The Three Lions.
Ia mempertanyakan bagaimana Capello bisa melatih timnas Inggris, sementara ia tidak bisa bahasa Inggris. Hal itu, menurut Owen, tidak masuk akal.
Tingkat ketidaksukaan Owen kepada Capello berlanjut ketika ia dipinggirkan dari starting eleven.
Baca juga: Roy Keane Ungkap Perselisihannya dengan Ferguson
Ia hanya dimainkan ketika memasuki penghujung laga. Ia merasa hal tersebut tidak pantas ia dapatkan karena ia telah masuk dalam skuat inti selama belasan tahun.
Kekesalan Owen pada Capello terus memuncak. Bahkan, ia mengatakan Capello telah menjadi malapetaka bagi karier pribadinya dan perjalanan timnas Inggris yang berhenti setelah kalah dari Jerman pada babak 16 Besar Piala Dunia 2010.
"Menurut saya, Capello menyebabkan bencana bagi karier saya dan sepak bola Inggris dan ia harus membayar mahal atas itu," seru Owen. (Marca/OL-2)
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
Ia merasa tidak pantas untuk diganti pendatang baru di ‘Three Lions’, Morgan Rogers.
Puncak pencapaian Sarina Wiegman terjadi pada musim panas lalu, saat ia sukses membawa timnas Inggris keluar sebagai juara Euro Putri 2025.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel menargetkan timnya keluar sebagai juara Grup L pada Piala Dunia 2026.
Harry Kane menilai skuad Inggris saat ini merupakan yang terbaik selama 10 tahun kariernya di tim nasional.
Thomas Tuchel menegaskan pentingnya perilaku setelah Jude Bellingham menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Albania.
Fabio Capello menepis rumor ia akan kembali melatih AS Roma, mengakui usianya sudah tidak memungkinkan untuk kembali ke dunia kepelatihan.
Capello menilai Juventus belum menunjukkan perkembangan di bawah Allegri, namun pemecatan bukanlah langkah yang tepat.
Spekulasi masa depan Dybala bersama Si Nyonya Tua memang terus menyeruak. Pembicaraan kontrak baru untuknya sampai saat ini belum menemukan titik terang.
"Pemain berbakat yang pernah saya latih adalah Ronado. Tetapi dalam waktu bersamaan dia adalah pemain yang sering berulah saat berada di ruang ganti," ujar Capello
Martinez diingatkan kemungkinan dirinya hanya akan jadi pemain cadangan di Barcelona
Capello menanggapi kejadian rasis yang menimpa striker Porto Moussa Marega pada Senin (17/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved