Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYERANG Liverpool dan timnas Senegal Sadio Mane berhasrat memenangkan Piala Afrika 2019 bersama negaranya.
Begitu besar ambisi Mane untuk mengharumkan nama negaranya membuat penyerang 27 tahun itu rela menukar gelar Liga Champions yang ia dapat bersama Liverpool demi menjuarai Piala Afrika.
"Memenangkan kompetisi (Piala Afrika) bersama negara kami, yang belum pernah menang, akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Saya akan menukar Liga Champions yang saya menangkan bersama Liverpool dengan Piala Afrika bersama Senegal," tutur Mane.
Baca juga: Pote Cetak Dua Gol, Benin Tahan Ghana
Mane menilai negaranya sebagai salah satu favorit untuk menjuarai Piala Afrika tahun ini meski pelatih Aliou Cisse menolak predikat tersebut.
"Kami adalah salah satu favorit juara. Kami tidak bisa menyangkal itu. Tidak cukup hanya mendapatkan kemenangan, tapi kami harus berada di level terbaik kami di tiap laga," tegasnya.
Senegal memulai kampanye mereka di Piala Afrika dengan positif. Mane dan kawan-lawan membuka pertandingan babak grup dengan kemenangan 2-0 atas Tanzania berkat gol Keita Balde dan Krepin Diatta. (Medcom/OL-2)
Pelatih timnas Senegal Pape Thiaw dinyatakan bersalah atas perilaku tidak sportif yang dianggap mencoreng citra sepak bola.
Intip bonus luar biasa pemain Timnas Senegal usai juara Piala Afrika 2025. Dari uang tunai Rp2,2 miliar hingga lahan 1.500 meter di kawasan prestisius.
Meski pulang dengan gelar pencetak gol terbanyak, luka akibat kegagalan penalti di partai final melawan timnas Senegal tampaknya jauh lebih membekas di hati Brahim Diaz.
FRMF menilai aksi mogok bermain timnas Senegal tersebut memberikan dampak signifikan terhadap psikologis dan performa para pemain Maroko yang sedang berada di atas angin.
Senegal kemudian memastikan gelar juara lewat gol Pape Gueye pada babak tambahan waktu yang membungkam suporter Maroko di Stadion Prince Moulay Abdellah.
PELATIH Maroko Walid Regragui meluapkan kekecewaannya terhadap insiden di final Piala Afrika (Afcon 2025), Senin (19/1) WIB, yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah Maroko 0-1 dari Senegal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved