Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Jordania dalam laga persahabatan yang berlangssung di Stadion King Abdullah II, Amman, Jordania, Selasa (11/6).
Evan Dimas cs harus mengakui keunggulan tuan rumah 4-1 di laga tersebut. Hasil itu pun seakan melanjutan tren buruk pertemuan timnas dnegan tim asal Timur Tengah.
Padahal sebelumnya, pelatih anyar Timnas Garuda, Simon McMenemy menargetkan, timnas mampu mengakhiri tren buruk di hadapan negara timur tengah tersebut.
"Kita tahu Tim Nasional Indonesia memiliki catatan buruk ketika menghadapi tim dari timur tengah, saya ingin merubah tren negatif tersebut," ungkap pelatih asal Skotlandia ini sehari sebelum pertandingan.
Baca juga : PSSI Optimistis Ezra Walian Bisa Tampil di SEA Games
Di atas kertas, Jordania memang unggul segalanya dari Timnas, keunggulan itu rupanya mewujud pada kegugupan pemain timnas yang terlihat dari minimnya penguasaan bola sejak awal pertandingan.
Kelemahan itu terlihat jelas di lapangan tengah saat aliran bola Evan dan kawan-kawan banyak dipotong oleh anak asuh Vital Borkelmans.
Gawang timnas yang dijaga Andritany pun harus kebobolan di menit 21 lewat tendangan gelandang Jordania Baha' Faisal.
Usai kebobolam, permainan timnas justru lebih defensif dibanidngkan sebelumnya. Hasilnya, Andritany hasrus kembali memungut bola dari gawang setelah Ahmed Hamdoni menggandakan keunggulan tuan rumah jelang turun minum.
Di babak kedua, tak banyak perubahan yang dilakukan McMenemy terhadap formasi timnas. Hal itu dimanfaatkan Jordania untuk kembali menambah pundi-pundi golnya, 17 menit usai babak kedua berjalan lewat Yousef Al-Rawashdeh yang mengkapitalisasi kesalahan yang dilakukan Andritany.
Tekanan Jordania yang terus berlanjut pun berbuah gol keempat lewat Hamza Al-Dardour pada menit ke-78.
Indonesia yang memiliki banyak celah di lini pertahanan dan tidak mampu memberikan serangan pun mencoba peruntungan dengan memasukkan Irfan Bachdim,
Bachdim membayar kepercayaan itu dengan memberikan asis pada Beto Goncalvez yang berujung pada pelanggaran di kotak terlarang. Eksekusi penalti pun sukses dikonversi jadi gol penggembira pada menit 85. (OL-8)
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyambut positif kedatangan bek bertinggi badan 188 cm tersebut.
Esports Nations Cup hadir untuk melengkapi ekosistem kompetisi antarklub yang sudah ada, seperti Esports World Cup.
Raihan medali perak tetap layak disyukuri karena merupakan capaian tertinggi futsal putri Indonesia sepanjang partisipasi di SEA Games.
Margin dua gol ke gawang Myanmar tidak cukup untuk membawa Indonesia lolos ke fase gugur.
Penentuan nasib Indonesia berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Jumat (12/12) pukul 18.00 WIB.
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
Laga persahabatan timnsa Brasil dan timnas Tunisia, yang telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, digelar di Stade Pierre-Mauroy, Prancis.
Timnas Jepang membukukan kemenangan telak 3-0 atas timnas Bolivia di laga persahabatan, Selasa (18/11),
Dua gol kemenangan timnas Korea Selatan atas timnas Bolivia dicetak di babak kedua usai kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama.
Laga melawan timnas Ghana ini adalah pertandingan pertama timnas Jepang sejak kemenangan persahabatan 3-2 mereka atas timnas Brasil di Tokyo, bulan lalu.
Timnas Argentina meraih kemenangan meyakinkan 2-0 saat bertandang ke kandang timnas Angola dalam laga uji coba internasional, Jumat (14/11) malam WIB
Fabinho dipanggil kembali ke timnas Brasil untuk laga persahabatan kontra timnas Senegal dan timnas Tunisia, masing-masing pada 15 dan 18 November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved