Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RASA khawatir mulai ditunjukkan suporter ketika partai final Piala Presiden 2019 mempertemukan dua tim dengan rivalitas sengit, Persebaya Surabaya melawan Arema FC. Kedua tim memiliki pendukung fanatik yang rentan tersulut provokasi yang berujung keributan.
Itu bisa terjadi juga bila hasil pertandingan tidak sesuai keinginan suporter. Maka senior pendukung Persebaya yang dijuluki Bonek, Agus Bimbim Tessy, berharap venue puncak turnamen ini digelar di tempat netral.
Saat ini, final Piala Presiden 2019 dijadwalkan menggunakan format home and away. Artinya, setiap finalis akan menggelar pertandingan di Surabaya dan Malang.
Final pertama berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 9 April mendatang. Tiga hari kemudian, giliran Arema menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.
"Kami inginnya cari tempat yang netral. Sebab yang ditakutkan bila home and away, pas pertandingan terakhir akan rusuh," ujar Agus Bimbim dilansir dari laman PSSI. Minggu (7/4).
Baca juga: Persebaya Tantang Arema di Final
Dia menyebutkan, bila Persebaya yang juara dan gelar juara tersebut didapatkan di kandang Arema, diprediksinya akan rusuh. Begitu juga sebaliknya, bila Arema menjadi juara.
"Menurut saya, home and away itu takutnya rusuh. Saya punya pikiran, kalau lolos ke final dan Persebaya main di Arema, lalu menjadi juara, pasti rusuh. Sedangkan kalau Arema yang jadi juara, dan mainnya di Bung Tomo, akan rusuh. Makanya saya minta tolong cari tempat netral untuk pertandingan final Arema versus Persebaya," ulasnya.
"Enggak tahu di mana tempat untuk final, tapi penyelenggara Piala Presiden harus siap. Sebab, mereka seharusnya juga sudah mengantisipasi, bila Arema, Persebaya, Persija atau Persib yang lolos ke final," sambungnya.
Dia menegaskan bila tidak siap, lebih baik tidak menyelenggarakan turnamen tersebut. Apalagi untuk laga berisiko bentrok atau rusuh. (OL-1)
Perputaran uang di Piala Presiden tidak boleh hanya fokus di satu daerah saja tapi harus semua daerah yang menjadi tuan rumah Piala Presiden.
Oxford United vs Port FC akan saling bentrok di final Piala Presiden 2025. Laga dua tim asing ini digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 13 Juli.
Piala Presiden tak hanya menjadi ajang pramusim bagi Ole Romeny, tetapi juga sebagai panggung pembuktian.
OXFOR United membekap Arema FC dengan kemenangan 4-0 dalam pertandingan terakhir Grup A Piala Presiden 2025. Ole Romeny turut menyumbang satu gol dalam kemenangan, namun ia mengalami cedera
Cedera tersebut dialami bek Persib Achmad Jufriyanto pada menit keenam pertandingan, seusai terlibat benturan dengan pemain Port FC, Brayan Vargas.
SEBANYAK 1.725 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan Turnamen Piala Presiden 2025 antara Oxford United Vs Liga Indonesia All Star di GBK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved