Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM survei arkeologi Mesir yang dipimpin Mohammed Abd Al-Badea menemukan bukti aktivitas manusia dari zaman prasejarah hingga periode modern di sepanjang 8 km di padang pasir barat Abydos.
Hal itu terbukti lewat penemuan serangkaian potongan bukaan misterius di tebing di dalam lembah suci selatan permakaman kerajaan Umm Al-Qaab. Di beberapa bukaan ditemukan pula tali atau pegangan tangan.
Menurut Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala, Mostafa Waziri, lubang-lubang itu ialah pintu masuk ke kamar berukir untuk kepentingan keagamaan yang sakral. Peneliti juga menemukan sebuah grafiti di salah satu kamar bertuliskan nama Khuusun-Hor, ibu Amenirdis, dan nenek Nes-Hor, serta tembikar di sekitar bilik.
Semua temuan tersebut, kata peneliti, menunjukkan kompleks tersebut mungkin berasal dari periode Ptolemeus, 332-30 SM. (Dailysabah/Hym/X-7)
Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: beberapa spesies buaya purba berevolusi menjadi herbivora, memakan tumbuhan, berbeda dari buaya modern yang karnivora.
ilmuwan menemukan fosil hewan darat pemakan tumbuhan yang hidup sekitar 307 juta tahun lalu di Kanada.
Tiga rahang, termasuk satu milik anak-anak, gigi, tulang belakang, dan tulang paha ditemukan di sebuah gua yang dikenal sebagai Grotte à Hominidés di Thomas Quarry di Casablanca, Maroko
Jurnal Nature, mengungkap temuan fosil manusia purba berusia sekitar 770 ribu tahun di Grotte à Hominidés, sebuah gua di wilayah barat daya Casablanca, Maroko.
Penemuan ini merupakan buah dari penantian panjang. Pada tahun 2009, para ilmuwan menemukan fosil kaki berusia 3,4 juta tahun dengan struktur jari yang dirancang untuk memanjat pohon.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved