Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PUASA adalah ibadah yang mengharuskan umat Muslim menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Untuk memastikan puasa tetap sah, penting untuk mengetahui hal-hal yang bisa membatalkannya.
Berikut adalah daftar lengkap hal-hal yang membatalkan puasa:
Jika seseorang dengan sadar dan sengaja makan atau minum saat berpuasa, maka puasanya batal. Namun, jika lupa dan tidak disengaja, maka puasanya tetap sah.
Memasukkan benda atau cairan ke dalam tubuh melalui lubang alami seperti hidung, telinga, dubur, atau alat kelamin dengan sengaja dapat membatalkan puasa. Contohnya, penggunaan obat yang dimasukkan melalui dubur atau transfusi darah.
Jika seseorang dengan sengaja memuntahkan isi perutnya, maka puasanya batal. Sebaliknya, jika muntah terjadi secara tidak sengaja, maka puasa tetap sah.
Melakukan hubungan seksual saat berpuasa tidak hanya membatalkan puasa, tetapi juga mewajibkan pelaku untuk mengganti puasanya dan membayar kafarat.
Mengeluarkan air mani dengan cara yang disengaja, misalnya dengan onani atau sentuhan fisik yang berlebihan, akan membatalkan puasa. Namun, jika terjadi mimpi basah, maka puasa tetap sah.
Wanita yang mengalami menstruasi (haid) atau nifas saat berpuasa, puasanya batal dan wajib menggantinya di hari lain setelah Ramadan.
Jika seseorang mengalami gangguan mental yang menyebabkan hilangnya kesadaran, maka puasanya batal karena tidak dapat menjalankan ibadah dengan kesadaran penuh.
Seseorang yang keluar dari agama Islam saat berpuasa otomatis batal puasanya. Hal ini karena puasa adalah ibadah yang hanya berlaku bagi umat Islam.
Mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan baik dan diterima oleh Allah SWT. Dengan memahami aturan ini, kita bisa lebih berhati-hati dalam menjalankan puasa sehingga mendapatkan pahala yang maksimal. (Z-10)
Sumber:
Selama berpuasa, umat Muslim menahan lapar dan dahaga serta menghindari hal-hal yang membatalkan puasa.
Agar tubuh tetap bertenaga dan fokus dalam beribadah, pemenuhan gizi seimbang menjadi kunci krusial yang harus diperhatikan masyarakat.
Kunci utama menjaga kesehatan ginjal terletak pada pemenuhan cairan yang cukup.
Jika biasanya trafik memuncak saat jam kerja atau waktu santai di rumah, di bulan Ramadan, lonjakan utama justru terjadi saat dini hari.
Bermain padel saat bulan puasa sebaiknya dilakukan dalam waktu terbatas, yakni maksimal selama 45 menit menjelang waktu berbuka.
Meskipun konsumsi kopi atau teh secara umum tidak mengganggu kesehatan secara keseluruhan, Ali menekankan adanya dampak turunan yang perlu diwaspadai.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved