Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf melakukan pertemuan dengan Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat, Peter M. Haymond, di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi maraton PBNU untuk mendorong deeskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
Didampingi Ketua PBNU Ulil Abshar Abdalla dan Wasekjen PBNU M. Najib Azca, Gus Yahya menggali pandangan Washington terkait situasi terkini di zona konflik serta langkah perdamaian yang memungkinkan untuk ditempuh.
“Perang merupakan bencana kemanusiaan, kita harus memilih dialog dan diplomasi sebagai upaya penyelesaian konflik antarpihak," kata Gus Yahya dalam pertemuan tersebut.
Dalam diskusi tersebut, Peter Haymond mengungkapkan alasan di balik dukungan Amerika Serikat terhadap langkah militer Israel. Menurutnya, terdapat ancaman keamanan serius dari Iran terhadap Israel dan sekutu-sekutu AS di kawasan tersebut.
Haymond mengkhawatirkan jika langkah ofensif tidak diambil, senjata berbahaya, termasuk nuklir yang dikembangkan pemerintah Iran berpotensi jatuh ke tangan kelompok ekstremis atau teroris. Meski demikian, ia mengklaim pemerintah AS tetap berupaya mencari jalan keluar untuk menghentikan perang.
"Namun demikian, pemerintah AS juga ingin memastikan adanya jaminan keamanan bagi negaranya dan para sekutu utamanya, termasuk negara-negara Islam di Timur Tengah dan Israel," ungkap Haymond.
Gus Yahya secara kritis mempertanyakan kontradiksi kebijakan AS yang mengaku mengupayakan damai, namun justru mengirimkan tentara dalam jumlah besar ke Timur Tengah. Langkah tersebut dinilai publik sebagai persiapan serangan darat besar-besaran ke wilayah Iran.
Menanggapi hal itu, Haymond menyebut pengerahan pasukan tersebut hanyalah langkah antisipatif. Ia berdalih hal itu disiapkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk jika jalur diplomatik menemui kegagalan.
Lebih lanjut, Gus Yahya menegaskan posisi umat Islam Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama, yang sangat menyesalkan terjadinya perang. Ia menyoroti banyaknya korban jiwa serta dampak buruk ekonomi-sosial yang dirasakan secara global.
Diplomasi ke Kedubes AS ini merupakan titik ketiga dalam rangkaian safari perdamaian PBNU, setelah sebelumnya Gus Yahya menemui Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi pada 27 Maret dan Duta Besar Arab Saudi Syekh Faisal Abdullah Al-Amudi pada 31 Maret lalu. (Faj/I-1)
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap kedekatan Peter Mandelson dengan predator seksual Jeffrey Epstein, termasuk percakapan akrab setelah vonis tahun 2008.
PEMERINTAHAN Presiden AS Donald Trump memerintahkan hampir 30 duta besar di berbagai kedutaan besar di seluruh dunia untuk kembali ke Washington dalam beberapa pekan ke depan.
PEMERINTAHAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik kembali lebih dari dua lusin diplomat karier dari posisi duta besar dan jabatan senior lain di berbagai negara.
DUTA Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, meminta Israel bertanggung jawab karena telah menyerang sebuah gereja Katolik bersejarah di wilayah Taybeh, Palestina.
Posisi Dubes Indonesia untuk AS telah kosong selama hampir dua tahun usai Rosan Roeslani menyelesaikan tugasnya pada 17 Juli 2023.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved