Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menutup rapat spekulasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hingga kini, tidak ada rencana penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.
Penegasan ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di tengah beredarnya isu kenaikan BBM yang memicu keresahan publik.
“Pertamina memastikan belum ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi,” ujar Prasetyo dalam keterangan resmi, Selasa (31/3).
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal kuat dari pemerintah agar masyarakat tidak terpancing rumor yang belum jelas sumbernya. Istana menilai stabilitas informasi sama pentingnya dengan stabilitas harga.
Prasetyo menegaskan, pasokan energi nasional dalam kondisi aman. Distribusi BBM disebut berjalan normal di seluruh wilayah, tanpa gangguan berarti.
“Masyarakat tidak perlu panik atau resah. Ketersediaan BBM kami jamin, dan tidak ada kenaikan harga,” tegasnya.
Keputusan menahan harga BBM ini bukan tanpa pertimbangan. Pemerintah disebut telah melakukan koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian ESDM dan PT Pertamina (Persero), sebelum mengambil sikap resmi.
Lebih jauh, langkah ini juga merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam kebijakan strategis.
“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa setiap keputusan harus berpihak pada rakyat,” pungkas Prasetyo.
Dengan pernyataan ini, pemerintah berharap spekulasi kenaikan harga BBM dapat mereda, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap kebijakan energi nasional. (Z-10)
Isu kenaikan BBM kembali mencuat setelah beredar SK pembatasan pembelian Pertalite dan solar. BPH Migas minta publik tunggu keputusan resmi pemerintah.
Isu kenaikan BBM per 1 April memicu antrean di SPBU Makassar. Pertamina menegaskan belum ada pengumuman resmi dan meminta warga tidak panik.
KEMACETAN terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Makassar, Selasa (31/3). Antrean kendaraan yang mengular itu akibat kabar BBM Naik 1 April 2026 sehingga masyarakat membelinya di SPBU
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved