Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
Dunia pertahanan Indonesia mencatat sejarah baru pada 2026 dengan dihidupkannya kembali jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI. Jabatan ini sebelumnya dilikuidasi pada tahun 2001 sebagai bagian dari semangat reformasi militer. Namun, setelah seperempat abad berlalu, dinamika ancaman global memaksa Indonesia untuk meninjau kembali struktur komando teritorialnya.
Penunjukan Letjen TNI Bambang Trisnohadi sebagai Kaster TNI pertama di era baru ini menandai babak baru dalam penguatan doktrin Pertahanan Rakyat Semesta yang lebih modern, transparan, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Keputusan menghidupkan kembali Kaster TNI didasarkan pada kebutuhan mendesak untuk mengoordinasikan potensi nasional dalam menghadapi ancaman non-tradisional. Berikut adalah alasan utamanya:
Jabatan Kaster TNI dibentuk pertama kali pada tahun 1999 sebagai upaya memisahkan fungsi operasional dan teritorial. Namun, pada tahun 2001, jabatan ini dihapus untuk memangkas struktur dan memperkuat profesionalisme prajurit. Setelah 25 tahun vakum, kebutuhan akan integrasi militer-sipil dalam pertahanan negara membuat jabatan ini kembali relevan di tahun 2026.
Menghidupkan kembali Kaster TNI disebut bukan berarti kembalinya militer ke ranah politik praktis. Fokus Kaster TNI 2026 adalah pada Civil-Military Co-operation (CIMIC) yang bersifat mendukung pembangunan nasional tanpa mencampuri urusan demokrasi sipil. Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI yang menekankan peran TNI dalam mendukung tugas kemanusiaan dan pertahanan wilayah.
Tugas utamanya adalah mengoordinasikan pembinaan teritorial di tingkat pusat, mengelola hubungan TNI dengan instansi sipil, serta menyiapkan potensi wilayah menjadi kekuatan pertahanan yang tangguh.
Karena perubahan lanskap ancaman global. Tantangan saat ini dianggap memerlukan koordinasi teritorial yang lebih terpusat dan strategis jika dibandingkan dengan beberapa dekade sebelumnya.
Kaster TNI akan menjadi jembatan antara kebijakan Panglima TNI dengan operasional di tingkat Kodam, sehingga terjadi sinkronisasi program teritorial secara nasional.
Artikel ini menekankan pada transformasi doktrin. Kaster TNI 2026 adalah instrumen untuk mewujudkan Total Defence yang modern, di mana rakyat dan militer bersinergi menghadapi krisis pangan dan energi, bukan sekadar urusan baris-berbaris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved