Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Daftar 12 Pengusaha Besar AS yang Bertemu Prabowo di Washington, Ada Pemilik Chelsea

Putri Rosmalia Octaviyani
21/2/2026 19:24
Daftar 12 Pengusaha Besar AS yang Bertemu Prabowo di Washington, Ada Pemilik Chelsea
Presiden Prabowo Subianto di Washington DC.(Dok. Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan pertemuan strategis dengan 12 pengusaha papan atas Amerika Serikat di Washington DC pada Jumat, 20 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi penguatan ekonomi nasional, terutama dalam kaitannya dengan peran Danantara Indonesia sebagai pengelola aset negara.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa para tokoh yang hadir bukan sekadar investor biasa, melainkan pemimpin dari lembaga keuangan dan perusahaan investasi dengan pengaruh global yang sangat besar. Beberapa di antaranya bahkan dikenal publik sebagai pemilik klub olahraga ternama di Eropa.

Daftar 12 Pengusaha Besar AS yang Bertemu Presiden Prabowo

Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (21/2), Teddy Indra Wijaya merinci daftar tokoh investasi yang hadir dalam pertemuan di Washington DC tersebut:

  • Todd L. Boehly: CEO Eldridge Industries (Pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket LA Lakers).
  • Armen Panossian: CEO Oaktree (Pemilik klub Italia Inter Milan).
  • Matt Harris: BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners.
  • Martin Escobari: Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic.
  • Al Rabil: CEO Kayne Anderson.
  • Neil R. Brown: Managing Director Global Institute Infrastructure KKR.
  • Michael Weinberg: Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP).
  • Justin Metz: Managing Partner Related Fund Management (RFM).
  • Luke Taylor: Co-President Stonepeak.
  • Nabil Mallick: COO Thrive Capital.
  • Jeffrey Perlman: CEO Warburg Pincus.
  • Seth Bernstein: Bernstein Equity Partners.

"Presiden Prabowo menerima 12 pengusaha terbesar Amerika Serikat di Washington DC, 20 Februari 2026. Para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia sebagai pemilik aset terbesar BUMN," tulis Teddy Indra Wijaya.

Sinergi dengan Danantara Indonesia

Salah satu poin penting yang diungkapkan Seskab adalah fakta bahwa para pengusaha tersebut sebelumnya telah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Danantara Indonesia. Sebagai institusi yang memegang kendali atas aset-aset terbesar BUMN, Danantara menjadi jembatan utama bagi masuknya modal asing berskala besar ke sektor-sektor strategis di tanah air.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga iklim investasi yang kondusif. Fokus utamanya adalah menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan, di mana investasi yang masuk harus mampu membangun rantai ekonomi yang kuat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia.

Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Dunia

Pertemuan ini mengirimkan sinyal kuat kepada pasar global bahwa Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tengah memasuki fase baru. Dengan stabilitas politik dan ekonomi yang terjaga, Indonesia memposisikan diri sebagai negara yang percaya diri dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru di kancah internasional.

Langkah "jemput bola" ke Washington DC ini diharapkan dapat segera merealisasikan komitmen investasi dari para raksasa keuangan tersebut, yang pada akhirnya akan memperkuat posisi ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di berbagai sektor industri. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya