Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres 2029) sangat besar. Tingginya elektabilitas serta kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo menjadi faktor utama yang menguatkan peluang tersebut.
Menurutnya, sejumlah survei dari berbagai lembaga menempatkan elektabilitas Prabowo di posisi tertinggi dibandingkan elite politik nasional lainnya. Bahkan, jarak elektabilitas Prabowo dengan tokoh-tokoh lain dinilai cukup jauh.
“Elektabilitas yang relatif dekat dengan Prabowo hanya Anies Baswedan. Karena itu, Prabowo sangat layak untuk kembali maju pada Pilpres 2029, asalkan mampu menjaga elektabilitasnya hingga 2028,” ujar Jamiluddin saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (8/2).
Selain elektabilitas, faktor kepuasan publik terhadap kinerja Prabowo juga menjadi penentu. Jamiluddin menyebut hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Prabowo berada di level tinggi.
Jika kinerja tersebut konsisten hingga akhir periode, partai-partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintahan dinilai akan kembali mengusung Prabowo. Bahkan, beberapa partai seperti PKB dan PAN sudah secara terbuka menyuarakan dukungan agar Prabowo maju dua periode.
Dukungan tersebut, lanjut Jamiluddin, sejalan dengan pernyataan Prabowo yang menegaskan hanya akan kembali maju jika kinerjanya dinilai baik oleh masyarakat. Karena itu, kecil kemungkinan Prabowo menolak maju kembali apabila kepuasan publik tetap terjaga.
Indikasi kesiapan Prabowo untuk kembali maju juga terlihat dari pernyataannya yang menantang pihak-pihak yang tidak senang dengannya untuk bertarung pada Pilpres 2029.
"Pernyataan tersebut dinilai semakin menguatkan sinyal Prabowo akan kembali maju dalam kontestasi lima tahunan itu," pungkasnya. (H-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PENGAMAT politik Ray Rangkuti menilai kehadiran Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di bursa calon presiden menambahkan daftar calon individu di Pilpres 2029.
Menurut Iwan, Sjafrie merupakan salah satu figur penting dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan peran strategis yang tidak hanya terbatas pada sektor pertahanan dan keamanan.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Peneliti IPI, Abdan Sakura, mengungkapkan bahwa munculnya nama-nama baru ini menandakan adanya pergeseran persepsi publik terhadap figur potensial di masa depan.
Sejumlah wajah baru muncuk dalam peta awal bakal calon presiden 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved