Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Yonif TP 846, Pastikan Kesiapan Satuan dan Ketahanan Pangan

Rahmatul Fajri
12/12/2025 13:23
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Yonif TP 846, Pastikan Kesiapan Satuan dan Ketahanan Pangan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

MENTERI Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (TP) 846/Ksatria Silampari, Kamis (11/12). Agenda ini menyoroti pembangunan pangkalan, kesiapan operasional satuan baru, serta program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan prajurit di daerah.

Dalam rangkaian kegiatan bersama pimpinan TNI, Sjafrie menegaskan pentingnya memastikan kesiapan satuan-satuan baru agar mampu mendukung tugas pertahanan negara secara optimal.

Di Mayonif TP 846, Sjafrie menekankan percepatan penataan fasilitas pangkalan, peningkatan kualitas pembinaan prajurit, dan penguatan manajemen satuan. Ia meminta agar seluruh temuan terkait kondisi bangunan dan lingkungan dilaporkan resmi untuk ditindaklanjuti, termasuk pembangunan fasilitas latihan seperti area tembak dan sarana pembinaan fisik.

Program ketahanan pangan yang dikelola prajurit di lahan satuan menjadi sorotan utama. Peternakan, perikanan, dan pertanian dinilai berjalan baik serta mampu memperkuat kemandirian satuan. Sjafrie mengapresiasi kreativitas prajurit, namun menekankan pentingnya pengelolaan berbasis karakteristik lahan, terutama lahan gambut.

“Ketahanan pangan bukan hanya untuk logistik satuan, tetapi juga untuk membangun kemandirian dan mental bertani prajurit. Kelola dengan cerdas, fokus pada yang cepat dan efektif,” ujar Sjafrie melalui keterangannya, Jumat (12/12).

Sjafrie juga menegaskan bahwa pembangunan Yon TP 846 merupakan investasi strategis pertahanan negara. Ia mengajak seluruh prajurit untuk menjaga integritas, meningkatkan kualitas diri, serta mempererat hubungan dengan masyarakat.

Usai rapat, Sjafrie menekankan tiga hal kepada prajurit Yon TP 846, yakni disiplin, profesionalisme, dan kekompakan. Sjafrie menegaskan bahwa prajurit satuan baru harus memiliki standar tinggi dalam kemampuan dasar, kesiapsiagaan, serta adaptasi lingkungan tugas.

“Kalian adalah generasi pertama yang membangun reputasi batalyon ini. Jaga kehormatan satuan dengan bekerja keras, menjaga fisik, dan terus belajar,” katanya. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya