Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Menteri-Menteri Baru Perlu Utamakan Empati dalam Komunikasi Publik

M Iqbal Al Machmudi
09/9/2025 22:36
Menteri-Menteri Baru Perlu Utamakan Empati dalam Komunikasi Publik
Ilustrasi(ANTARA/GALIH PRADIPTA)

GURU Besar Komunikasi Politik LSPR Institute Lely Arrianie menilai para pejabat publik saat ini harus mengutamakan empati saat berucap apapun di hadapan publik.

Ada tiga kategori agar komunikasi pejabat menjadi lebih baik. Pertama, substansi informasi yang dihadirkan. 

"Kalau yang ditanya bagaimana programnya ke depan, bagaimana tuntutan rakyat yang 17+8 itu dan sebagainya. Jika tidak punya substansi informasi yang dihadirkan, maka empatinya hilang. Jadi bagaimana dia mau menempatkan rasa empatinya," kata Lely saat dihubungi, Selasa (9/9).

Poin kedua yakni setting informasi disebarkan. Untuk saat ini 'dinding pun bisa berbicara' maka ia harus tahu di mana informasi yang diucapkan, jika sekedar guyonan maka ditempatkan sesuai tempat dan porsinya.

Poin yang ketiga yakni fungsi yang dijalankan. Pejabat saat ini harus memahami fungsi jabatan yang diembannya dan dijalankan sebaik-baiknya.

"Misalnya fungsinya sebagai Menteri Keuangan, dia langsung ditempatkan sebagai elite. Jika itu tidak dia pahami, maka dia tidak akan selamat untuk selanjutnya," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya