Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta masyarakat Pati dan aparat keamanan untuk menahan diri dalam menyikapi kebijakan yang dikeluarkan oleh Bupati Pati Sudewo. Pemerintah pusat, kata dia, juga menghormati segala proses yang ditempuh oleh pihak-pihak terkait selama sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Hari ini kita juga memonitor bahwa ada kegiatan unjuk rasa bupati berkaitan dengan permasalahan kebijakan yang diambil oleh Bupati Pati. Tentu kami pemerintah pusat menaruh perhatian, memohon kepada semua pihak menahan diri," ujarnya kepada pewarta, Rabu (13/8).
Prasetyo menuturkan, pihaknya telah dan terus berkomunikasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi perihal dinamika yang terjadi di Kabupaten Pati. Itu dilakukan untuk mencari jalan keluar yang dinilai paling baik pada persoalan tersebut.
"Kami memonitor DPRD Kabupaten Pati juga menggunakan haknya, itu semua proses kita hormati dan pemerintah pusat akan terus memonitor dan berkoordinasi dengan semua pihak," tuturnya.
Menyoal adanya korban jiwa dalam unjuk rasa di Kabupaten Pati, Prasetyo mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait hal itu. Dia akan memastikan kebenaran informasi tersebut terlebih dahulu sebelum memberikan pernyataan atau mengambil sikap.
Lebih lanjut, dia juga memastikan kebijakan kenaikan tarif PBB yang dilakukan oleh Bupati Pati beberapa waktu lalu bukan ranah pemerintah pusat. Pasalnya, kebijakan tersebut bergantung pada pemerintah daerah masing-masing.
Konsultasi yang dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri pun, kata Prasetyo, baru dilakukan setelah ramai penolakan kenaikan tarif PBB tersebut. "Koordinasinya setelah kebijakan itu dirasa menimbulkan masalah, di situ lah kita berkoordinasi dengan intens," jelasnya.
Prasetyo juga menekankan agar pejabat publik dapat menjaga sikap. Sebab, kemarahan masyarakat Pati besar kemungkinan juga dipicu oleh perilaku Bupati Pati yang dinilai arogan dengan menantang masyarakat yang menolak kenaikan tarif PBB.
Para pejabat publik di semua level diminta untuk bisa berhati-hati dalam berucap. "Kami selaku pemerintah pusat berulang kami mengimbau bahwa sebagai pejabat publik di level apa pun, pusat, provinsi, di daerah kita harus menyadari bahwa kita perlu berhati-hati di dalam menyampaikan segala sesuatu, apalagi di dalam kebijakan yang akan berdampak kepada masyarakat. Itu terus menerus kita imbau," jelas Prasetyo. (Mir/I-1)
Dia pun mengajak semua pihak khususnya di Kementerian Kehutanan untuk menjaga kesehatan.
Presiden Prabowo melalui Mensesneg terbitkan SE larangan open house mewah bagi pejabat di Lebaran 2026 demi jaga empati sosial.
Mensesneg minta maaf atas penumpukan kendaraan di Ketapang-Gilimanuk selama Mudik 2026. Pemerintah siagakan petugas lapangan untuk urai antrean panjang!
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan pernyataan terkait kabar berpulangnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan kritik.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah membentuk badan usaha milik negara (BUMN) baru untuk mengelola lahan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved