Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (NW) mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 10 Maret 2025. Dia meminta untuk hari pemeriksaannya diganti.
“Saksi NW konfirmasi untuk reschedule,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto melalui keterangan tertulis, Selasa (11/3).
Nicke sejatinya mau diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait kerja sama jual beli gas antara PT PGN dan PT IAE. Dua saksi lain berinisial AB dan NS juga meminta dijadwalkan ulang pemeriksaannya oleh KPK.
Tessa belum bisa memerinci waktu pasti pemeriksaan tiga saksi itu. Mereka diharap memenuhi panggilan jika dipanggil lagi, nanti.
Sebelumnya, KPK membeberkan masalah dalam dugaan rasuah di PT PGN. Tindak pidana yang diusut berkaitan dengan jual beli.
KPK enggan memerinci lebih lanjut kerja sama sektor gas bumi yang diusut pihaknya. Negara ditaksir merugi miliaran rupiah gegara kelakuan para tersangka dalam kasus ini. (Can/P-3)
Mulanya, kuasa hukum Yoki, Wimboyono Senoadji menanyakan kepada Nicke mengenai pendapatan Pertamina yang meraih Rp 70 triliun pada 2024.
Nicke yang menjabat sebagai dirut Pertamina periode 2018-2024 menjawab, perjanjian itu terkait penyewaan terminal BBM.
Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu merespons pernyataan Hari. Keterlibatan Ahok dan Nicke diminta disampaikan ke penyidik.
Penyidik KPK juga turut memeriksa Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) pada tahun 2019—2024 Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok pada hari Kamis (9/1/2024).
Dugaan korupsi ini terjadi pada 2011 sampai 2021. Kelakuan itu diyakini merugikan negara USD113.839.186.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved