Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan pemerintah mempertimbangkan untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa bantuan pangan beras pada masa tenang hingga hari pemungutan suara.
"Sedang dipertimbangkan untuk dihentikan sementara di hari tenang tanggal 11 Februari sampai dengan pencoblosan 14 Februari 2024," ujar Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Rabu (7/2).
Arief mengatakan pihaknya akan menginformasikan kembali secepatnya mengenai keputusan penyaluran bantuan pangan beras ini karena Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) juga sudah membuat perencanaan distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga : Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi Disebut Ikutan Ngatur Jabatan di Kementan
Ia menekankan bahwa bantuan pangan beras sudah direncanakan jauh-jauh hari dan tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan Pilpres. Itu sangat diperlukan masyarakat berpenghasilan rendah dan efektif menahan kenaikan harga.
Bantuan pangan beras merupakan program pemerintah berupa penyaluran beras kepada masyarakat berpendapatan rendah yang masuk ke dalam keluarga penerima manfaat (KPM). Program itu merupakan salah satu pemanfaatan cadangan beras pemerintah (CBP) sesuai amanat Perpres 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 22 juta KPM di seluruh Indonesia berdasarkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). (Ant/Z-11)
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) menyampaikan stok beras nasional 2026 aman. Indonesia, menurut Bapanas, surplus 3 juta ton.
Indonesia menutup 2025 dengan capaian penting di sektor pangan, khususnya jagung.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga berbagai komoditas pangan segar menurun signifikan di pengujung tahun 2025.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pemerintah memastikan pasokan gula konsumsi berada pada level aman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman resmi menjabat juga sebagai Kepala Badan Pangan Nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai pencopotan Arief Prasetyo Adi dari posisi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Bapanas dan menunjuk Andi Amran Sulaiman.
PEMERINTAH berjanji akan menjaga harga jagung di tingkat petani minimal Rp5.500 per kilogram (kg) sampai akhir 2025. Itu disampaikan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi
Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp6,5 triliun untuk kelanjutan program bantuan pangan periode Oktober-November 2025.
Pemerintah memastikan bahwa Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk masyarakat berpendapatan rendah dipastikan berlanjut.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyatakan bahwa hingga akhir tahun ini, neraca untuk kebutuhan gula konsumsi masih mencatatkan kelebihan pasokan sebesar 1,3 juta ton.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved