Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden (capres) Prabowo Subianto disebut sebagai sosok pemimpin yang sangat terbuka terhadpa kritik. Sikap itu terbukti dengan karakternya yang terbuka dan menyambut segala masukan dengan senyuman dan kinerja.
Baca juga: PSI Pertanyakan Urgensi Kehadiran Bawaslu di Pembukaan Sang Pisang Depok Milik Kaesang
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengatakan Prabowo merupakan sosok yang sangat terbuka terhadap segala macam bentuk kritikan. Sifat Prabowo itu menurutnya menggambarkan karakteristik pemimpin yang rendah hati dan selalu menjadikan kritikan sebagai sebuah masukan untuk menjadi lebih baik lagi.
"Pak Prabowo orangnya terbuka terhadap kritik, mindsetnya kontekstual dan konseptual," kata Ade Armando lewat keetrangan yang diterima, Kamis (10/8).
Baca juga: PKS Siapkan Nama untuk Duel dengan Kaesang di Pilkada Depok 2024
Menurut Ade, Prabowo tidak mudah tersinggung dengan segala kritikan yang menyerang. Bahkan, segala macam bentuk fitnah yang menjurus kepada Menteri Pertahanan tersebut tidak cukup membuatnya mundur dan gentar untuk tetap menjalankan amanat dari rakyat.
Lanjut Ade, Prabowo juga merupakan seseorang yang sangat baik tutur katanya. Dalam setiap pidatonya, Prabowo sama sekali tidak menyinggung lawan politik ataupun orang bersebrangan pandangan.
"Tidak ada ruang untuk ketersinggungan pribadi dalam pengungkapan gagasan untuk kepentingan bangsa," ujar Dosen FISIP Universitas Indonesia tersebut.
Pernyataan Ade itu dilontarkan usai kunjungan Prabowo ke kantor DPP PSI beberapa waktu lalu. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk konkret kebesaran hati Prabowo yang justru sebagai tokoh bangsa tidak sungkan mengunjungi PSI yang kerap dianggap partai bocah ingusan. (H-3)
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved