Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPUSPEN TNI Laksamana Muda TNI Julius Widjojono mengatakan upaya membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Methrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua terus dilakukan. Hingga kini proses negosiasi yang ditempuh masih berlangsung dan belum melibatkan unsur TNI.
"Proses negosiasi sedang berlangsung dipimpin Pj Bupati Nduga Edison Gwijangge," ujarnya, Rabu (5/7).
Menurutnya TNI tetap memperhatikan setiap koordinasi dan keselamatan semua pihak khususnya kepada Philips. Sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Hal ini sekaligus menjawab terkait pernyataan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang menilai tidak ada yang salah dari langkah pemerintah menyanggupi uang tebusan Rp5 miliar untuk membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Methrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
Baca juga: TPNPB-OPM Siap Bebaskan Pilot Susi Air Tanpa Tebusan
"Langkah pemerintah. Siapa yang membayar menjadi tidak perlu dipersoalkan, yang penting ada niat baik kelompok separatis teroris (KST) secara nyata menyerahkan pilot," tukasnya.
Sebelumnya juga pernyataan dari Polri, KKB tidak membuka ruang untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah dalam melakukan pembebasan pilot Susi Air. (Sru/Z-7)
Profesor Kadri mengingatkan publik agar memisahkan tindakan oknum dengan institusi TNI dalam kasus Andrie Yunus. Transparansi Puspom TNI dinilai kunci menjaga kepercayaan masyarakat
PSHK meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS diproses di peradilan umum, bukan militer.
Supremasi hukum harus ditegakkan tanpa harus berkompromi dengan sensitivitas institusional maupun latar belakang korban.
RATUSAN prajurit TNI di bawah komando Kodam XXIV/Mandala Trikora Papua Selatan dipastikan tetap bersiaga di pos masing-masing dan memilih tidak mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah.
KASUS penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus didesak agar dibawa ke peradilan militer karena melibatkan anggota TNI sebagai pelaku.
PUSAT Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membentuk tim pencari fakta kasus penyiram air keras Akivis Kontras, Andrie Yunus
HARI Sabtu (21/9/2024) kita patut bersyukur dengan berita pembebasan sandera pilot Susi Air Philip Mark Mehtrens yang sejak 7 Februari 2023 disandera oleh OPM pimpinan Egianus Kogoya.
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menegaskan pemerintah tak membayar uang tebusan untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam proses pembebasan pilot Susi Air
Hadi juga menuturkan ke depannya, pemerintah akan menggunakan treatment pendekatan humanis dan tanpa senjata atau soft approach untuk menyelesaikan konflik lainnya di Papua.
Rumadi mengatakan bahwa pembebasan pilot Susi Air berlangsung sesuai arahan Presiden Jokowi yang sejak awal telah ditekankan bahwa prioritas utama adalah keselamatan sandera.
Akar permasalahan belum dapat ditangani dengan baik oleh pemerintah yang bertanggung jawab dalam bidang politik, ekonomi, dan keamanan.
PILOT Susi Air asal Selandia Baru Philip Mark Mehrtens berhasil dibebaskan usai 1,5 tahun disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pipmpinan Egianus Kogoya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved