Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KADER Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando membongkar ada kontrak politik antara Ganjar Pranowo dengan PDI Perjuangan (PDIP) dalam pencalonan sebagai presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Informasi itu diakui Ade disampaikan oleh orang terpercaya.
"Ya kalau itu sosok yang tidak kredibel enggak mungkin-lah saya ungkapkan kepada publik. Justru yang jadi masalah karena yang bicara itu kepada saya adalah orang yang saya percaya, memang orang itu bukan orang yang sekedar menyebarkan hoaks ya, karena dia juga sepengetahuan dia seperti itu," kata Ade dalam program News Maker MetroTV, Sabtu (17/6).
Ade ogah membongkar identitas informannya. Namun, relawan Ganjar Pranowo itu menyebut sosok yang membocorkan informasi itu kepadanya adalah bukan orang PDIP.
Baca juga: Cawapres untuk Ganjar Tergantung Keputusan Megawati
"Tapi orang yang tahu banyak tentang apa yang terjadi di dalam PDIP," ujarnya.
Ade juga membantah mendapatkan informasi dari Ganjar langsung. Sebab, Ganjar telah membantah isu kontrak politik itu.
Baca juga: PPP Bakal Komunikasi dengan PDIP Terkait Pengusungan Sandiaga sebagai Cawapres Ganjar
Menurut Ade, sosok yang memberitahu informasi itu bukan satu orang melainkan sejumlah orang. Sebagian orang itu dekat dengan PDIP, sebagian lain di luar PDIP. Namun, dia menyatakan tidak akan memberitahu sosok yang membocorkan informasi tersebut.
"Saya harus menghargai, menghormati orang yang menyampaikan informasi ini kepada saya, karena saya berjanji tidak akan menyampaikan namanya kepada siapapun," ungkap Ade.
Ade menyebut yang terpenting adalah ia selaku relawan ingin mengungkapkan kepada publik. Karena ia tak ingin masyarakat yang mendukung Ganjar tertipu.
"Syukur-syukur enggak ada kontrak tersebut, paling tidak sekarang Ganjar sudah mengatakan tidak ada itu ya. Nah, masyarakat kan bisa menilai saya bisa menilai apakah ada atau tidak ada, tapi paling tidak saya berkewajiban mengingatkan bahwa ada kabar semacam itu kalau tidak benar ya kita katakan itu tidak benar," ujar Ade.
Ade menegaskan informasi itu tidak boleh ditutup-tutupi. Dia ingin informasi kontrak politik antara Ganjar dan PDIP dibicarakan secara terbuka, agar tidak ada isu liar beredar di antara pendukung Ganjar.
"Mendingan sekalian kita buka kartu kita di meja gitu kalau istilah-istilah ini ya istilah populernya," ucap Ade.
Informasi ada kontrak politik Ganjar dengan PDIP ini dibongkar Ade Armando di akun Twitter-nya. Ade menyebut kontrak politik yang diteken Ganjar dengan PDIP ialah soal kedudukan menteri yang ditentukan oleh partai berlambang banteng itu. (Z-7)
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Pramono menandatangani kontrak politik dengan warga Tanah Merah yang menyelesaikan masalah infrastruktur dan IMB Kawasan.
CALON presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menjanjikan reforma agraria dengan Jejaring Rakyat Miskin Kota (Jerami). Hal ini termuat dalam kontrak politik
KOMISI Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) mencatat penanganan kasus hak asasi manusia (HAM) di masa Presiden Joko Widodo buruk dan jauh dari harapan.
Stadion sepakbola yang telah dirobohkan dan mangkrak itu dibangun di era Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved