Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN strategis nasional membutuhkan stabilitas pelaksanaan program. Masyarakat menilai Prabowo Subianto dan Erick Thohir dua sosok yang tepat untuk menjadi penerus Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pemerintahan.
Terbukti, berdasarkan data terbaru Poltracking Indonesia Prabowo Subianto menjadi calon presiden yang dinilai layak melanjutkan kinerja strategis Presiden Jokowi.
Dalam survei yang digelar pada 9-15 April 2023 tersebut, Prabowo Subianto (27 persen) figur teratas dari kalangan calon presiden yang dinilai layak melanjutkan Jokowi.
Baca juga: Pengamat Nilai Loyalitas dan Kinerja Tinggi Dongkrak Elektabilitas Erick
Sementara Erick Thohir (3.5 persen) muncul di klaster calon wakil presiden (cawapres) dinilai publik layak lanjutkan Presiden Jokowi.
Kemudian ditegaskan pada Survei LSI, ketika responden diberikan pertanyaan 'presiden selanjutnya harus sejalan dengan Presiden Joko Widodo', ada total 65,2 persen responden setuju dengan pertanyaan tersebut.
Prabowo Subianto Unggul
Dengan rincian, 55,9 persen menyatakan setuju dan 9,3 persen sangat setuju.
“Yang dianggap mampu menjalankan pemerintahan Jokowi ke depan Prabowo Subianto 37,7 persen,” Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.
Sementara, secara kualitatif Erick dinilai sosok yang selalu menjadi andalan Jokowi dalam berbagai tugas penting.
Hal ini pun pernah diungkapkan langsung oleh Presiden Jokowi saat berkunjung ke masyarakat.
"Jokowi sangat menghendaki Menteri BUMN Erick Thohir sebagai cawapres,” kata mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Baca juga: Pengamat: Erick, Cawapres Potensial yang Bisa Dongkak Suara PAN
Seperti diketahui, Erick merupakan pemimpin yang sangat dipercaya oleh Presiden Jokowi di pemerintahan.
Bahkan ia berhasil menyelesaikan berbagai penugasan strategis yang diberikan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Penugasan strategis ini di antaranya adalah menanggulangi pandemi Covid-19 dan memulihkan ekonomi nasional.
Baca juga: Sekjen PAN: Erick Miliki Kepemimpinan Teruji dan Pas Jadi Cawapres
Dalam penugasan ini Erick diberikan amanah oleh Presiden Jokowi sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).
Sebagai Ketua Pelaksana Komite KPC PEN, Erick Thohir berhasil mendatangkan jutaan vaksin dan menyukseskan program vaksinasi nasional selama pandemi berlangsung.
Erick Dorong Bio Farma Produksi Vaksi Covid-19
Bahkan ia juga berhasil mendorong Bio Farma untuk memproduksi vaksin Covid-19 sendiri yang diberi nama IndoVac.
Di samping itu, ia berhasil memulihkan ekonomi nasional dengan menguatkan gerakkan ekonomi akar rumput melalui program Mekaar, KUR dan Makmur selama pandemi.
Baca juga: Anies akan Sampaikan Pidato Visi Indonesia di Hadapan Ribuan Relawan
Melalui program ini banyak UMKM di Indonesia yang terselamatkan dari kemunduran ekonomi selama pandemi.
Terbaru, ia berhasil menyelamatkan wajah Indonesia di pentas internasional atas dinamika pembatalan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 oleh FIFA.
Erick Thohir sebagai Ketum PSSI dan perwakilan pemerintah berhasil bernegosiasi bersama FIFA agar tidak memberikan sanksi berat kepada Indonesia. (RO/S-4)
Berdasarkan survei itu, Fernando menjelaskan secara umum masyarakat masih menaruh harapan besar kepada penegakan hukum meski saat ini tengah mendapat sorotan.
Sejak berhasil mendapatkan pendanaan Seri A tahun 2022 lalu, Populix mengaku berupaya memperluas akses masyarakat terhadap riset.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dinyatakan terbaik karena dianggap berhasil menurunkan ongkos naik haji.
Kemenangan tersebut merupakan kemenangan bersama. termasuk dua paslon lain yang terlibat pada kontestasi Pilkada Serentak 2024.
PASANGAN M Toha-Rohman mengalami peningkatan elektabilitas di Pilkada Musi Banyuasin berdasarkan survei FIXPOLL Indonesia.
KE manakah 'berlabuh' suara pendukung Anies Baswedan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta? Kiranya jawabannya bukan 'golput' atau tidak menggunakan hak pilih.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved