Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIH muda dalam gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 cenderung akan memilih calon pemimpin yang memiliki integritas dan bebas korupsi. Kendati demikian, citra merakyat juga masih relevan untuk menggaet suara mereka. Demikian disampaikan peneliti Saiful Mujani Research Center (SMRC) Saidiman Ahmad.
"Yang dimaksud merakyat itu adalah si pemimpin ini dinilai sebagai bagian dari meraka (pemilih muda), jadi tidak berjarak, bukan bagian dari elite," ujar Saidiman kepada Media Indonesia, Selasa (21/3).
Menurutnya, citra merakyat tidak serta merta dipersepsikan sebagai sikap antikorupsi. Oleh karena itu, kombinasi citra merakyat dan integritas yang baik dapat menjadi strategi untuk mendulang suara pemilih muda. Ia berpendapat, kedua kualitas tersebut lebih diprioritaskan ketimbang calon pemimpin yang berwawasan luas maupun religius.
Baca juga: Masyarakat NTT di Jabodetabek Nyatakan Dukungan untuk Anies Baswedan
Lebih lanjut, ia juga menerangkan bahwa selera pemilih muda sejalan dengan pemilih secara umum. Namun, pemilih muda memiliki preferensi lain yang lebih spesifik yang dilihat dari calon pemimpin.
"Ada kecenderungan poin-poin tertentu yang lebih menonjol, misalnya isu lingkungan dan penciptaan lapangan kerja. Itu, kan, terkait langsung dengan kepentingan anak muda," jelas Saidiman.
Baca juga: Polarisasi Politik Nyata, Pengamat Sebut Kekhawatiran Jokowi Terbukti
Oleh karena itu, ia mengatakan partai politik tidak boleh mengabaikan aspirasi pemilih muda. Apalagi, jumlah pemilih berusia antara 17-39 tahun diproyeksikan mencapai 60% pada Pemilu 2024 mendatang.
"Pekerjaan rumah terbesar sesungguhnya ada pada partai politik, bagaimana mereka memajukan calon-calon yang memenuhi ekspektasi anak-anak muda," tandasnya.
Sebelumnya, Centre for Strategis and International Studies (CSIS) merilis survei yang menunjukkan adanya perubahan persepsi pemilih muda terhadap sosok pemimpin nasional, yakni dari yang bercitra merakyat dan sederhana pada Pemilu 2019 menjadi jujur dan antikorupsi pada 2022. (Z-11)
Berdasarkan data komparatif internasional, sistem campuran justru berisiko menimbulkan ketimpangan antara perolehan suara dan kursi di parlemen.
WACANA penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilu nasional dinilai tidak bisa dipandang sekadar sebagai persoalan teknologi.
Pemerintah tengah mengkaji penerapan elektronik voting atau e-voting dalam pemilu. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penerapannya tidak bisa tergesa-gesa.
Secara konstitusional, baik pemilihan langsung maupun melalui DPRD sama-sama dikategorikan sebagai proses yang demokratis.
Kodifikasi ini bertujuan menyatukan beberapa undang-undang yang selama ini terpisah menjadi satu payung hukum yang utuh.
Mada menjelaskan, musyawarah/mufakat hanya bermakna demokratis apabila memenuhi syarat deliberasi, yakni adanya pertukaran gagasan secara setara dan terbuka.
Miguel Uribe, calon presiden Kolombia, dalam kondisi kritis setelah ditembak tiga kali saat kampanye. Seorang remaja 15 tahun ditangkap sebagai tersangka.
Calon presiden Kolombia Miguel Uribe, ditembak dan terluka saat kampanye di Bogota, Sabtu (7/6).
MANTAN Presiden Donald Trump akan menghadapi Wakil Presiden Kamala Harris dalam Pemilu 2024.
Kamala Harris yang juga calon presiden dari Partai Demokrat berkunjung ke North Carolina untuk meninjau kerusakan akibat Badai Helene.
Putusan MK ini juga akan berdampak pada peraturan untuk Pemilu 2029
Lima orang yang terkait geng kriminal terbesar di Ekuador dijatuhi hukuman penjara atas pembunuhan calon presiden Fernando Villavicencio tahun lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved