Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyanjung sosok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sebagai pekerja keras yang hasil kerjanya nyata.
Zulhas mengaku sudah mengenal lama Erick Thohir dan sudah seperti keluarga sendiri.
“Saya kenal lama Pak Erick, khususnya keluarganya. Kami seperti keluarga dan juga berasal dari daerah yang sama. Jadi memang Pak Erick ini hatinya merah putih, empati, dan memang man of action. Dia kerja dan hasilnya nyata,” ujar Zulhas saat peluncuran buku (Bukan) Kisah Sukses Erick Thohir di JCC Senayan, Kamis (10/11).
Baca juga: Erick Thohir Minta PT Pos Bangun dari Tidur
Zulhas, yang juga Menteri Perdagangan, mengatakan Indonesia ke depan membutuhkan pemimpin seperti Erick Thohir, yang memiliki track record dan sudah banyak hal positif yang dilakukannya untuk tanah air.
Banyak kebijakan strategis berhasil diemban Erick Thohir, yang diamanahi Presiden Joko Widodo (Jokowi) seperti menjadi kepala tim pelaksana penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Apalagi, belakangan ini, saya intens kan, kemudian sering bareng semenjak sebelum Pak Azwar (Menpan RB) PAW kan saya dulu di-PAW jadi agak intens ke mana-mana bareng (Erick Thohir),” ucapnya.
“Dan memang pekerja keras dan dibutuhkan di negeri ini dan hasilnya nyata banyak sekali yang dilakukan antara lain apa yang disampaikan Mas Drajad Wibowo,” sambungnya.
Dengan sosoknya yang sangat nasionalis dan cinta akan kemajuan bangsanya, Zulkifli tanpa ragu jika di hadapkan pada sebuah pilihan, ia menegaskan akan memilih Erick Thohir.
“Oleh karena itu kalau saya kalau suruh milih ya saya pilih Erick Thohir,” tuntasnya.
Erick Thohir, yang belakangan makin dekat dengan PAN konon bakal diusung jadi calon presiden atau calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
Nama Erick Thohir juga diusulkan Perempuan Amanat Nasional (PUAN) agar diusung PAN sebagai cawapres di Pilpres 2024.
Zulhas pun menampung usulan PUAN yang bersepakat mendukung Erick sebagai cawapres.
"Ya, kan, memang saya dekat kok (dengan Erick). Pak Erick teman saya, satu kampung juga, ya, sudah seperti keluarga," pungkas Zulhas. (RO/OL-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved