Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN tahun ini, yang terus melanda Indonesia, menyebabkan banjir di berbagai provinsi, tidak terkecuali di Kota Medan. Sobat Erick, kali ini, berada di Kota Medan untuk melakukan diskusi bersama Komunitas Guide Arung Jeram tentang bencana banjir dan penanggulangnya, sekaligus memperkenalkan sosok Menteri BUMN Erick Thohir kepada masyarakat di Medan, Sabtu (7/5).
Sobat Erick, dalam manuver politiknya di Kota Medan, Sumatra Barat, menggelar sejumlah kegiatan untuk menyapa masyarakat serta memperkenalkan sosok Erick Thohir ke masyarakat sebagai sosok yang pantas menjadi pemimpin di 2024 mendatang.
Dimulai dari pagi hari, Relawan Sobat Erick bersama Komunitas Wisata Kota bersepeda mengelilingi Kota Medan dengan berwisata kota, dimulai dari Tanjung Rejo dengan garis akhir di Istana Maimun. Kegiatan ini juga ditujukan untuk mengajak masyarakat berolahraga serta menjaga kebugaran tubuh dimasa transisi dari pandemi ke endemi.
Baca juga: Sobat Erick Gelar Kegiatan Sosial di Yogyakarta
“Bersepeda mengelilingi Kota Medan juga merupakan bentuk ajakan kami kepada masyarakat untuk gemar berolahraga untuk menyehatkan badan. Selain bersepeda mengelilingi Kota Medan, kita juga melakukan diskusi tentang Wisata Kota saat bersepeda.” kata Ketua DPW Sobat Erick Sumatra Utara, Santi Elfrida Sinurat.
Dalam kesempatan tersebut juga, Komunitas Goes Wisata Kota Medan mendeklarasikan ikut bergabung dengan Sobat Erick dalam mendukung Menteri BUMN Erick Thohir menjadi pemimpin di 2024 nanti.
Heritia, Ketua Komunitas Goes Wisata Kota Medan, menilai sosok Erick Thohir merupakan tokoh yang cocok untuk mengantikan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
“Kriteria Pak Erick Thohir cocok dengan komunitas kami. Atas dasar itu, kami bergabung dengan Relawan Sobat Erick sebagai dukungan kami Pak Erick maju sebagai Presiden 2024,” kata Heritia.
Kemudian, Sobat Erick berkesempatan menyusuri Sungai Deli Kota Medan untuk melihat hiruk pikuk pemukiman di sekitar sungai bersama Komunitas Federasi Arum Jeram Indonesia.
Selain itu, Sobat Erick juga mendiskusikan tentang adanya bencana banjir serta cara penanggulangan bersama komunitas tersebut.
Ketua Komunitas Federasi Arum Jeram Indonesia Muhamad Azhim Bakhri Ginting mengatakan pemeliharan sungai dapat menjadi salah satu opsi untuk mengatasi kebanjiran, dan keterlibatan masyarakat juga penting unntuk meningkatkan kesadaran untuk mengurangi risiko banjir.
Menutup kegiatan di Kota Medan, Rombongan Sobat Erick menuju ke Medan Kota Belawan. Dalam kesempatan tersebut, Sobat Erick bersilaturahmi dengan Komunitas Bank Sampah. Sobat Erick juga memberikan bantuan berupa Angkong (Gerobak Pasir) dan Dana Tunai.
Sekretaris Jenderal DPP Sobat Erick Cunduk Bagus Sudarwono menyampaikan bahwa Sobat Erick bersama Komunitas Bank Sampah melakukan diskusi tentang Ekosistem Lingkungan yang berkelanjutan, bagaimana cara merawat dan menjaga lingkungan. (RO/OL-1)
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved