Kamis 31 Maret 2022, 13:50 WIB

Presiden: Indonesia-Papua Nugini Harus Punya Perjanjian Investasi

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Presiden: Indonesia-Papua Nugini Harus Punya Perjanjian Investasi

ANTARA
Warga Papua Nugini Merry James memperlihatkan kartu lintas batas ketika berbelanja di Pasar Skouw, Jayapura, Papua, Kamis (14/10/2021).

 

PRESIDEN Joko Widodo mendorong Indonesia dan Papua Nugini memiliki perjanjian kerja sama investasi yang komprehensif. Hal tersebut diperlukan untuk memfasilitasi dan memberikan keamanan bagi para investor yang terlibat dalam proyek di kedua negara.

Demikian pesan utama yang disampaikan kepala negara saat menjamu Perdana Menteri Papua Nugini James Marape di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/3).

"Saya berpandangan pentingnya pembentukan perjanjian investasi bilateral untuk memfasilitasi dan memberikan keamanan bagi para investor kedua negara," ujar Jokowi.

Jika perjanjian kerja sama investasi sudah tercipta, ia optimistis peluang-peluang usaha akan terbuka lebar dengan sendirinya. Contohnya, hal yang terkait dengan konektivitas.

Jokowi ingin Indonesia dengan Papua Nugini memiliki sistem konektivitas yang baik dan lancar baik di darat, laut dan udara, guna mempermudah keluar masuk arus orang dan barang. "Saya berharap akan terbuka peluang bagi perusahaan-perusahaan konstruksi Indonesia untuk membangun sarana konektivitas dan infrastruktur di Papua Nugini," ucap mantan wali kota Solo itu.

Tidak hanya di bidang infrastruktur, Jokowi juga menawarkan upaya penguatan kemitraan di sektor kesehatan. Ada banyak perusahaan farmasi di Tanah Air yang siap memasarkan produk ke negara tetangga itu.

"Indonesia siap mendukung upaya Papua Nugini memperkuat ketahanan nasionalnya di bidang kesehatan. Perusahaan farmasi Indonesia menunjukkan minat untuk masuk memasarkan produk ke pasar Papua Nugini," papar Jokowi.

Begitu pula di bidang pertahanan. kepala negara ingin kedua negara semakin memperkuat kerja sama militer yang juga mencakup industri pertahanan.

Untuk mendukung terwujudnya keinginan itu, Jokowi akan menugasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Menteri Perdagangan, bersama dengan delegasi Kadin Indonesia untuk melakukan misi perdagangan dan investasi di Papua Nugini dalam waktu dekat. (P-2)

Baca Juga

Antara/Sigid Kurniawan

Pimpinan DPR Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Menpan-RB Tjahjo Kumolo

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:07 WIB
"Kami sampaikan turut duka cita yang mendalam atas berpulangnya Mas Tjahjo Kumolo. Beliau adalah seorang sahabat yang baik,...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Polri Gelar PK Sidang Etik Brotoseno, Diputuskan 14 Hari Kerja

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 01 Juli 2022, 18:28 WIB
Ramadhan mengatakan saat ini pemeriksaan masih berjalan. Menurut dia, hasil peninjauan kembali (PK) nanti bersifat final. Tak ada lagi...
DOK FRAKSI NASDEM

NasDem: Jokowi Punya Nyali Tinggi Kunjungi Rusia dan Ukraina

👤Putra Ananda 🕔Jumat 01 Juli 2022, 17:54 WIB
Keberanian Jokowi untuk berdialog dengan Zelenskyy dan Putin di tengah situasi perang merupakan sikap kenegarawanan yang baik bagi seorang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya