Rabu 30 Maret 2022, 15:35 WIB

Kondisi Penegakan Hukum Cenderung Negatif dalam Tiga Tahun Terakhir

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Kondisi Penegakan Hukum Cenderung Negatif dalam Tiga Tahun Terakhir

DOK SMRC.
Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95%.

 

KONDISI penegakan hukum menurut publik Indonesia cenderung negatif dalam tiga tahun terakhir. Demikian salah satu temuan dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk Kondisi Ekonomi-Politik dan Kinerja Pemerintah: Evaluasi Publik Nasional yang disiarkan melalui kanal YouTube SMRC TV pada Rabu (30/3).

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, dalam presentasinya menunjukkan terdapat 43,5% publik yang menilai kondisi penegakan hukum secara nasional sekarang baik atau sangat baik. Yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 24,9%. Ada 27,1% yang menilai sedang saja.

Walaupun persepsi positif terhadap kondisi penegakan hukum masih lebih besar dari persepsi negatif, tetapi ada kecenderungan persepsi buruk mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. "Pada survei September 2019, publik yang menyatakan kondisi penegakan hukum buruk atau sangat buruk hanya sekitar 15,1%. Angka ini mengalami kenaikan menjadi 24,9% pada survei Maret 2022. Sementara yang menilai sebaliknya relatif stagnan dalam tiga tahun terakhir," papar Deni. 

Survei itu dilakukan pada 1.220 responden yang dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling terhadap keseluruhan populasi atau warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84%. Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis. 

Baca juga: Survei SMRC: Kondisi Politik Cenderung Negatif dalam Tiga Tahun Terakhir

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Wawancara terhadap responden dilakukan secara tatap muka pada 13-20 Maret 2022. (RO/OL-14)

Baca Juga

DOK.KEMENDAGRI

Kemendagri Perjuangkan Formasi Khusus ASN untuk OAP di Provinsi Baru Papua

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 17:15 WIB
Kesempatan untuk menjadi CPNS sampai usia 50 tahun berlaku untuk seluruh...
Antara

KPK Selisik Pengadaan LNG Pertamina

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:50 WIB
KPK menduga dugaan rasuah pengadaan LNG di PT Pertamina berlangsung selama sepuluh...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

AS Hikam Kritisi PBNU Beri Pendampingan Hukum Bendum Mardani

👤Denny Susanto 🕔Rabu 29 Juni 2022, 16:50 WIB
Pengamat politik AS Hikam mengkritisi rencana Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU (LPBH NU) memberi pendampingan hukum kepada tersangka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya