Sabtu 26 Maret 2022, 19:21 WIB

Kadiv Propam: Kasat Lantas Harus Turun ke Lapangan, Jangan Duduk-Duduk Saja!

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Kadiv Propam: Kasat Lantas Harus Turun ke Lapangan, Jangan Duduk-Duduk Saja!

dok.humas
Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo

 

KEPALA Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo meminta Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) di seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak bergaya seperti manajer sebuah perusahaan.

Sambo dengan tegas memerintahkan Kasat Lantas harus tetap turun ke lapangan.

Hal itu disampaikan Sambo dalam rangka rapat kerja teknis (Rakernis) Korlantas Tahun 2022 di Polda Jawa Timur, secara fisik maupun daring yang dihadiri Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) 34 Polda jajaran.

Rakernis kali ini bertemakan ‘Revitalisasi Fungsi Lalu Lintas Guna Mewujudkan Polri Yang Presisi Dalam Rangka Menyukseskan Pembangunan Nasional’.

“Kasat lantas jangan berfikir menjadi manajer tingkat atas,” ungkap Sambo dengan tegas, pada Sabtu, (26/3).

Menurut Sambo, ditemukan bentuk pelanggaran pada fungsi lalu lintas itu karena etika pelayanan yang belum dipahami semua oleh anggota. Kemudian, arogansi kewenangan di mana anggota menggelar razia tanpa dilengkapi surat perintah.

Anggota juga, kata Sambo, masih sering melakukan penyalahgunaan wewenang dengan melakukan pemerasan dan pungutan liar (pungli) kepada pelaku pelanggar lalu lintas.

Terakhir, perkembangan penyelidikan kecelakaan lalu lintas yang tidak transparan.

“Maka dari itu, perlu ada struktur baru yaitu Kabag Propam pada fungsi Lantas yang memiliki fungsi pengawasan kepada anggota lantas,” ucapnya.

Saat ini, Sambo menyampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit masih memproses untuk ditandatangani Peraturan Kapolri (Perkap) tentang pengawasan melekat (Waskat).

Sambo menegaskan atasan atau pimpinan dua tingkat bisa dikenakan sanksi jika ada anggota yang melakukan pelanggaran.

“Jika Perkap pengawasan melekat sudah ditandatangani Bapak Kapolri, satu dan dua tingkat di atas akan dimintakan pertanggung jawaban,” tegas Sambo.

Maka, Sambo memerintahkan setiap manajer harus mempunyai tiga macam keterampilan meski dengan penekanan berbeda-beda, yakni keterampilan konseptual, keterampilan kemanusiaan dan keterampilan operasional atau teknis.

“Kasat Lantas harus turun lapangan, lakukan Waskat (pengawasan melekat) kepada anggota yang bertugas,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Sambo mengingatkan ketidakpastian tantangan tugas kedepan di tengah era digital disruption. Hal itu bisa memaksa anggota untuk melakukan percepatan perubahan kultur. Dengan kata lain, Satker Lantas harus dijadikan tantangan sebagai peluang untuk berinovasi dan bukan menjadi peluang mendapat keuntungan.

“Selain itu, jangan jadikan Satuan Kerja Lalu Lintas sebagau tempat singgah. Tetapi, jadikan tempat pengabdian dan mempunyai legacy,” paparnya.

Sambo juga berpesan kepada seluruh Anggota Lalu Lintas untuk mengerti dan memahami perkembangan teknologi mengingat saat ini sudah era digital disruption dan society 5.0. (OL-13)

Baca Juga: Alumni GMNI Serukan Gotong Royong Hadapi Disrupsi Ideologi Transnasional

Baca Juga

MI/Adam Dwi Putra

Ditangkap Lagi, Eks Walkot Cimahi Terseret Kasus yang Melibatkan Mantan Penyidik KPK

👤Fachri Audhia HafiezĀ  🕔Kamis 18 Agustus 2022, 10:40 WIB
KPK membuka penyidikan baru kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat mantan Wali Kota (Walkot) Cimahi Ajay M Priyatna,...
dok.ant

Hari Ini, Apeng Tersangka Korupsi Rp78 Triliun Diperiksa Kejagung

👤Tri subarkah 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:41 WIB
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung kembali memeriksa bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi...
Ist/DPR

Sekjen DPR Ajak Pegawai Maknai HUT RI dengan Karya dan Perubahan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 09:22 WIB
Sebagai ASN yang bekerja di lembaga politik, kita harus mampu menjadi supporting system baik melalui dukungan persidangan,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya