Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BELAKANGAN ini wacana penundaan pemilu mulai makin kencang dihembuskan oleh elit parpol. Bahkan hampir semua partai koalisi mulai mendengungkan wacana perpanjangan masa jabatan Jokowi kecuali Gerindra yang belum bersuara. Ketua Umum Nasdem Surya Paloh yang secara impisit tidak setuju dan meminta untuk diabaikan saja.
"Wacana penundaan pemilu ini sangat mengada-ada dan sebenarnya merupakan bagian dari bagaimana memuaskan libido politik Jokowi, atau paling tepatnya orang-orang di inner circle-nya," ujar Direktur Visi Indonesia Strategis, Abdul Hamied, dalam keterangannya, Selasa (1/3)
Menurut Cak Hamied, demikian sapaannya, banyak orang di inner circle Jokowi yang tak mau kehilangan kekuasaan, yang sudah terlalu nyaman selama ini. Apalagi dengan melihat melihat “koalisi gajah” pemerintah yang menguasai Senayan, tentu akan sangat mudah untuk mengamandemen UUD 45 yang merintanginya.
"Jadi opsinya memang dari awal dibuat dua; perpanjang 3 periode atau 2 periode tapi masa jabatannya di ekstend sampai 2027. Target utama adalah bagaimana Jokowi bisa menjabat 3 periode, jika tidak bisa ya 2 periode tapi di extend dari 2024 ke 2027," ungkap cak Hamied.
Tapi persoalannya, menurut Cak Hamied, jika perpanjangan jabatan ini dibiarkan maka ini akan menjadi preseden buruk. Karena sebagai bangsa dengan telanjang mempertontonkan tentang bagaimana syahwat berkuasa bisa mengubah apapun seenaknya aja. Dan tentu hal ini juga mencederai semangat dan cita-cita reformasi yang telah berdarah-darah kita perjuangkan bersama.
"Jadi hemat saya, Pak Jokowi harus dengan tegas dan legowo untuk mendeclair bahwa jabatannya cukup sampai 2024, demi bangsa dan negara," ujar Cak Hamied. (OL-13)
Baca Juga: KPU : Tidak Pernah Ada Pembicaraan Resmi Penundaan Pemilu
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved