Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Tren Elektabilitas Erick Thohir Naik, PAKAR: Modal Awal Menuju 2024

Mediaindonesia.com
18/2/2022 21:03
Tren Elektabilitas Erick Thohir Naik, PAKAR: Modal Awal Menuju 2024
Erick Thohir elektabilitasnya meningkat modal untuk Pilpres 2024.(MI/Maryanto Bronto)

LEMBAGA survei mulai banyak melakukan rilis nama-nama kandidat peserta Pemilu Presiden 2024. Dari hasil survei yang beredar, Ganjar dan Prabowo termasuk figur berelektabilitas kuat.

Di samping itu, hasil survei New Indonesia Research & Consulting pada 1-10 Februari 2022, terhadap 1.200 orang yang mewakili seluruh provinsi, mencuat nama baru dalam kancah perpolitikan yaitu Erick Thohir di bawah AHY.

Fenomena ini menarik perhatian banyak kalangan, di antaranya Sekjen MPN Pusat Kedaulatan Rakyat (PAKAR), yang juga kader Nahdlatul Ulama, Abi Rekso.

“Hasil 4% elektabilitas sudah modal awal yang cukup untuk maju dalam kontestasi pemilu 2024. Sebagai figur dari kalangan non-parpol, hasil 4% pencapaian positif," jelas Abi dalam keterangannya, Jumat (18/2).

Dalam hal ini, sebagai salah seorang pendiri Said Aqil Siroj Institute, Abi pun merasakan derasnya dukungan warga Nahdliyin kepada figur Erick Thohir. Abi juga meyakini bahwa tren elektabilitas Erick Thohir akan terus meningkat seiring dengan kebijakan yang pro-rakyat. Elektabilitas bisa semakin meningkat jika ada dukungan partai politik.

“Kami organisasi PAKAR secara terbuka mendukung kinerja pro-rakyat Menteri Erick Thohir. Hasil 4% ini tentu akan semakin menggelorakan semangat memperkenalkan figur dan capaian Erick Thohir dari desa ke desa. Bahkan kami menyerap aspirasi suara akar rumput agar figur Erick Thohir maju sebagai kandidasi pada pemilu 2024," tutur Abi.

Ketika nama Erick dibandingkan dengan nama-nama lama di panggung politik yang memiliki elektabilitas lebih tinggi, Ketua Umum Pusat Kedaulatan Rakyat (PAKAR), Razikin Juraid, menanggapi, "Yang terpenting bagi kami sebagai pendukungnya Erick Thohir adalah terus bergerak keseluruh penjuru negeri ini menyampaikan kabar bahwa ada tokoh muda yang bernama Erick Thohir lebih tepat memimpin Indonesia pasca Pak Joko Widodo nanti."

Razikin pun menegaskan, keberhasilan Presiden Joko Widodo harus dijaga dan dilanjutkan. "Orang yang tepat nanti melanjutkan itu, menurut ‘iman politik’ kami adalah Erick Thohir. Kabar tentang Erick tentu saja belum sampai kepada sebagian besar rakyat Indonesia, mengingat Erick merupakan pendatang baru dalam panggung politik Indonesia," ujarnya.

P"ada titik itu, kami sadar harus bekerja keras memperkenalkan Erick ke masyarakat dan kerja keras itu secara pelan membuahkan hasil positif yang ditandai dengan gelombang dukungan kepada Erick untuk maju sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2024 nanti, bermunculan di semua daerah," lanjutnya

Capaian elektabilitas Erick Thohir sekarang 4,0% itu termasuk sudah sangat positif, karena pada survei-survei sebelumnya Erick berada pada posisi 1%. "Sekarang 4,0 persen itu artinya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan ke depan kami akan kerja keras untuk mencapai di atas 5 sampai 10 persen. Angka tersebut merupakan angka optimis, seiring dengan menguatnya gelombang dukungan rakyat kepada Erick Thohir," ujar Razikin.

Pemilu Presiden Indonesia 2024 terprediksi akan sangat dinamis, sebab tidak ada calon incumbent, maka semua bakal calon atau nama yang beredar sekarang ini harus dianggap memiliki peluang yang sama.

"Di situlah keunggulan Erick Thohir dengan gagasan baru, wajah baru, dan dengan segudang prestasi sebelum berada di Pemerintahan, serta lebih-lebih dengan segala prestasinya sebagai Menteri BUMN menjadi harapan bagi rakyat Indonesia," tutup Razikin. (OL-13)

Baca Juga: KPK: Pegawai Ditjen Pajak harus Kerja Benar Karena Sudah Digaji Tinggi



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya