Kamis 13 Januari 2022, 16:08 WIB

Pengamat: Para Jenderal Kasak-Kusuk dan Bersaing Isi Posisi Pangkostrad

Putri Lukman (Metro TV) | Politik dan Hukum
Pengamat: Para Jenderal Kasak-Kusuk dan Bersaing Isi Posisi Pangkostrad

Ist/Kostrad
Upacara dilakukan pasukan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Rabu (3/11/2021).

 

PENGAMAT Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan, kekosongan jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) sangat berdampak bagi organisasi TNI khususnya TNI-AD. 

"Lambatnya proses pengisian tidak baik bagi organisasi dan memperpanjang kasak-kusuk persaingan para jenderal maupun pendukung mereka," kata Khairul kepada Metro TV di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: KPK Dalami Modus Suap dalam OTT Bupati Penajam Paser Utara

Pangkostrad terakhir ialah Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Jabatan itu hampir dua bulan lamanya tidak terisi setelah Dudung dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) oleh Presiden Joko Widodo pada 17 November 2021.

Menurut Khairul, KSAD justru menjadi terbebani karena harus bekerja dua kali lipat. Pasalnya, peran Pangkostrad selaku komandan pembinaan kini dirangkap oleh KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Tugas pokok Pangkostrad ialah menyelenggarakan operasi keamanan perang sesuai dengan kebijakan Panglima TNI dan berfungsi dalam pengembangan kekuatan di Angkatan Darat.

"Jadi jika kosong, tanggung jawab jabatan dijalankan oleh KSAD hingga ada Pangkostrad yang definitif," imbuh dia.

Sebenarnya, kata Khairul, sudah banyak nama yang beredar termasuk di kalangan DPR untuk menjadi pengganti Dudung. Oleh karena itu, Presiden harus segera memutuskan karena siapapun yang nanti ditunjuk pasti akan diterima oleh semua faksi di tubuh TNI AD.

"Presiden sebaiknya segera menyampaikan siapapun (pengganti Dudung) agar isu ini bisa disudahi. Saya yakin tidak ada resistensi," imbuhnya. 

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan, Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) akan mengambil keputusan dalam waktu dekat terkait dengan kandidat Pangkostrad yang baru.
 
"Wanjakti itu akan dilakukan mungkin dalam seminggu, paling lama dua minggu dari sekarang," ujar Andika usai mengunjungi Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/1/2022).

Hasil sidang Wanjakti tersebut nantinya akan dilaporkan dan diputuskan Presiden Joko Widodo. (A-3)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

KPK: IPK 2021 jadi Gambaran Pemberantasan korupsi masih Butuh Perbaikan

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:45 WIB
Khususnya pada dua sektor, yakni korupsi politik dan penegakan hukum. Kedua aspek itu masih belum ada perbaikan yang...
 ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Diduga Lakukan Praktik Perbudakan, Bupati Langkat Mesti Dihukum Berat

👤Andhika prasetyo 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:21 WIB
Ia pun berharap aparat penegak hukum mendengar suara hati dan rasa keadilan masyarakat dan menghukum seberat-beratnya pelaku praktik...
Dok. MI

Hanya Satu Poin, Skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Dinilai Masih Stagnan 

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 25 Januari 2022, 20:10 WIB
"Dilihat dari jumlah skornya kenaikan itu menunjukkan tidak ada perbaikan yang berarti," ujar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya