Selasa 07 Desember 2021, 23:35 WIB

Pengesahan RUU Kejaksaan Berjalan Mulus

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Pengesahan RUU Kejaksaan Berjalan Mulus

Ilustrasi
Gedung DPR RI.

 

MELALAUI Rapat Paripurna, DPR resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan. Sebelum disahkan menjadi UU, Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Kejaksaan Adies Kadir terlebih dahulu menyampaikan laporannya di hadadapan anggota dewan baik yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring. 

Dalam laporannya, Adies menyatakan bahwa Panja telah melakukan pembahasan pada tanggal 22-24 November 2021 bersama dengan Tim Panja dari Pemerintah. Panja juga telah membentuk Timus/Timsin untuk melakukan perumusan dan sinkronisasi seluruh materi substansi yang ditugaskan oleh Panja, yang telah melaksanakan tugasnya pada tanggal 2 Desember 2021.

Baca juga: MAKI Apresiasi Jaksa Agung Tuntut Mati Terdakwa Asabri

"Pada tanggal 3 Desember 2021, hasil kerja selama pembahasan di Timus/Timsin telah dilaporkan pada Pleno Panitia Kerja, dan telah disetujui oleh Panja," kata Adies di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (7/12). 

Adies menuturkan bahwa dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi III DPR RI dengan pemerintah yang dilakukan pada 6 Desember 2021 lalu, seluruh fraksi telah menyatakan menerima hasil Kerja Panja dan menyetujui perubuhan tentang RUU atas UU Kejaksaan. 

"Dilanjutkan kepada tahap Pembicaraan Tingkat II dalam Rapat Paripurna DPR RI, sehingga dapat disetujui dan ditetapkan sebagai Undang-Undang," imbuhnya. 

Setelah Adies selesai membacakan laporan pembahasan RUU Kejaksaan, Ketua Sidang Paripurna yakni Ahmad Sufmi Dasco selanjtunya meminta persetujuan anggota yang hadir. 

"Selanjutnya kami akan menanyakan kepada setiap fraksi, apakah tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia dapat disetujui untuk disahkan menjadi Undang-undang?," tanya Dasco diikuti tanggapan setuju dari para anggota. 

Substansi-substansi yang menjadi pembahasan dalram RUU Kejaksaaan antara lain seperti usia pengangkatan jaksa yang disepakati menjadi paling rendah berumur 23 (dua puluh tiga) tahun dan paling tinggi 30 (tiga puluh) tahun. Ada juga mengenai pelindungan jaksa dan keluarganya yang dinilai sebagai pihak rentan menjadi objek ancaman dalam pelaksanaan tugas jaksa. (OL-6)

Baca Juga

Antara

Demokrat: Kepastian Jadwal Pemilu 2024 Bantu Parpol Fokus Konsolidasi

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:58 WIB
Herzaky menyampaikan Demokrat sejak awal menyetujui usulan...
MI/M IRFAN

PKB Gembira Pemilu 2024 Berbarengan dengan Hari Kasih Sayang

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 24 Januari 2022, 22:00 WIB
PKB mengusulkan agar pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan di antara bulan Januari sampai Maret...
Antara

PKS: KPU Harus Segera Siapkan Regulasi Pemilu 2024

👤Emir Chairullah 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:45 WIB
Ditetapkannya 14 Februari 2024 sebagai hari penyelenggaraan pemilu menyebabkan waktu persiapan penyelenggara pemilu semakin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya