Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan korupsi berkaitan impor berdampak langsung ke masyarakat. Pasalnya, korupsi terkait impor menyebabkan ekonomi berbiaya tinggi sehingga masyarakat harus membayar lebih mahal dari seharusnya.
"Impor kalau kebanyakan salah, kedikitan salah, waktunya tidak tepat salah. Impor yang jatahnya dikasih ke orang lain padahal dia bukan importir dan mengenakan fee, ujungnya masyarakat menerima kemahalan harga atau kalau untuk industri menerima bahan baku yang terlalu mahal," kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dalam webinar Cegah Korupsi pada Impor Pangan Strategis dan Sektor Kesehatan yang digelar Stranas PK, Selasa (19/10).
Pembenahan importasi pangan strategis dan alat kesehatan menjadi salah satu fokus Stranas Pencegahan Korupsi. Perbaikannya pada tata kelola serta integrasi data untuk meningkatkan transparansi dan akurasi.
Pahala menyampaikan kasus korupsi terkait importasi cukup sering ditangani KPK dan biasanya melibatkan banyak pihak. Beberapa kasus antara lain impor daging sapi, bawang putih, dan gula. Ada juga modus jatah impor yang dipegang BUMN diperdagangkan ke swasta.
KPK menilai korupsi di importasi bisa terjadi salah aatu faktornya lantaran data yang tidak sinkron, tidak akurat, dan tidak transparan. Polemik di publik terkait importasi, ujarnya, juga kerap terjadi lantaran data yang simpang siur.
Baca juga : Penangkapan Bupati Kuantan Singingi Terkait Suap Izin Perkebunan
"Jadi dari kasus-kasus korupsi impor yang ada ini, kita pikir ini karena datanya tidak terintegrasi dan tidak terbuka," ujarnya.
"Beras yang terakhir kita dengar wacana di masyarakat ribut-ribut impor 1 juta ton perlu atau tidak. Karena datanya tidak sinkron maka semua merasa perlu, sebagian merasa tidak perlu," imbuh Pahala.
Karena itu, imbuhnya, Stranas PK membuat integrasi data importasi melalui Indonesia National Single Window (INSW). Sejauh ini, sudah ada delapan komoditas yang datanya terintegrasi. Perbaikan data pada INSW dirancang secara real time mulai dari produksi, stok, konsumsi, hingga kebutuhan serta realisasi impor.
Capaian saat ini per September 2021, progres pada INSW 13,8% validitas data ketersediaan nasional sinkron dengan kebutuhan dan realisasi impor. Ke depan kegiatan importasi juga akan didorong satu pintu melalui INSW.
"INSW kita perkuat. Tahun ini dan ke depan tiba saatnya pemanfaatan data untuk penetapan kebijakan ekspor maupun impor. Sementara delapan komoditas yang ada di sini bawang putih, gula, jagung, beras, daging, garam, alkes, vaksin," ujarnya. (OL-7)
KPK memberi status tahanan rumah pada mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menuari sorotan. tidak sejalan dengan karakter kasus korupsi besar yang ditangani dan penegakan hukum
Parlemen Norwegia sepakat selidiki hubungan diplomat dan pejabat tinggi dengan Jeffrey Epstein. Nama mantan PM hingga Putri Mahkota terseret dalam skandal ini.
WACANA pemotongan gaji menteri dan DPR untuk merespons tekanan ekonomi global dinilai tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi fiskal Indonesia, kata Agus Pambagio
MAHKAMAH Konstitusi (MK) memutuskan bahwa pelanggaran yang diatur dalam undang-undang sektoral seperti kehutanan, perbankan, atau lingkungan hidup tetap bisa dijerat UU Tipikor.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama sekaligus menjadi ancaman
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.
KOORDINATOR MAKI, Boyamin Saiman menduga ada pihak yang melakukan intervensi kepada KPK sehingga eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bisa menjadi tahanan rumah.
MAKI berencana mengadukan pimpinan KPK ke Komisi III DPR RI terkait mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas jadi tahanan rumah
KPK pastikan pengalihan penahanan Yaqut Cholil Qoumas dari tahanan rumah kembali ke rutan sesuai prosedur hukum kasus korupsi kuota haji.
KPK percepat pemberkasan kasus korupsi kuota haji agar segera disidangkan. Simak alasan pemeriksaan eks Menag Yaqut saat libur Lebaran
KPK merespons laporan MAKI ke Dewas terkait polemik tahanan rumah Yaqut Cholil Qoumas. KPK mengklaim prosedur sudah sesuai aturan
Penyidik KPK kini mendalami peran pihak signifikan di balik manipulasi pembagian kuota 50 persen haji khusus. Simak selengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved