Kamis 14 Oktober 2021, 10:19 WIB

Dasco Nilai Prabowo Kerja All Out Perkuat Pertahanan Indonesia

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Dasco Nilai Prabowo Kerja All Out Perkuat Pertahanan Indonesia

ANTARA
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad

 

WAKIL Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto telah bekerja maksimal atau all out dalam rangka memperkuat pertahanan Indonesia. Hal itu menurut dia terlihat dari data Global Firepower yang menunjukkan bahwa kekuatan militer Indonesia berada di peringkat teratas di Asia Tenggara dan menempati posisi ke-16 dari 140 negara di seluruh dunia pada 2021.
  
''Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan di bawah Prabowo Subianto di saat yang sama juga terus melakukan upaya modernisasi alutsista, juga berupaya memperbesar dan memperkuat TNI melalui pembentukan komponen cadangan TNI yang ditetapkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu,'' kata Dasco di Jakarta, Kamis (14/10).
  
Dalam situs Global Firepower disebutkan kekuatan militer Indonesia menempati peringkat pertama di Asia Tenggara, diikuti Vietnam, Thailand, Myanmar, Singapura, Malaysia, Filipina, Kamboja, dan Laos.

Baca Juga: Mengenalkan kepada Publik Persenjataan Negara
  
Menurut Dasco, dari data Global Firepower tersebut, kekuatan militer Indonesia memperoleh skor sebesar 0,2684 poin, sehingga dengan jumlah angka tersebut artinya kekuatan militer Indonesia hampir serupa dengan kekuatan militer negara maju.
  
''Untuk mengisyaratkan makin tinggi tingkatan militer suatu negara maka artinya skor power index, negara tersebut semakin kecil. Begitu juga sebaliknya, apabila skor power index yang diperoleh semakin besar, maka makin rendah peringkat militernya,'' ujarnya.
  
Lebih dari 50 indikator menjadi faktor penilaian Global Firepower untuk menghitung skor power index tiap negara. Negara-negara kecil yang memiliki kelebihan dalam perhitungan di beberapa indikator menjadi keunggulan mereka untuk bersaing dengan negara-negara yang lebih maju.
  
Menurut Dasco, beberapa waktu lalu Prabowo membawa pulang teknologi kapal perang canggih jenis fregat tipe Arrowhead dari Inggris yang dapat memperkuat Indonesia dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang, termasuk di Laut Natuna Utara.
  
''Fregat adalah jenis kapal perang ringan dengan kecepatan tinggi dan kemampuan manuver yang dilengkapi teknologi militer canggih terkini. Fregat buatan Inggris ini adalah kapal perang ringan tercanggih yang ada  sekarang,'' ucap dia.
  
Selain itu dia mengatakan, Presiden Jokowi telah menetapkan 3.103 orang komponen cadangan (komcad) TNI yang bisa dimobilisasi untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan TNI saat negara dalam keadaan darurat militer atau dalam bencana.
  
Dasco menilai, dengan adanya komcad, memungkinkan penghematan anggaran untuk perkuat pertahanan. Sehingga kekuatan TNI dapat bertambah secara personel meskipun tanpa menambah jumlah TNI aktif. (Ant/OL-10)

Baca Juga

Antara

Tersangka Kasus Perindo Sempat Keliling Jakarta dan Berupaya Lari

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:58 WIB
IG sempat berkeliling di wilayah Jakarta sebelum akhirnya datang ke Gedung Bundar...
Dok kemenhub

Kemenhub Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Covid-19 Libur Nataru

👤RO/Micom 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 23:30 WIB
Libur nataru jangan sampai merusak upaya mengendalikan covid-19 yang telah...
Antara/Jessica Helena Wuysang.

Korupsi Komisi Agen, Pejabat Askrindo Jadi Tersangka

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 20:27 WIB
Selain itu, ia juga membagi dan menyerahkan share komisi yang ditarik secara tunai di AMU kepada empat orang di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya