Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN Joko Widodo belum mengirimkan surpres mengenai nama calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto ke DPR.
Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan masih ada waktu hingga masa pensiun Panglima TNI saat ini pada November. Penyampaian surpres menunggu dibukanya kembali masa sidang DPR.
"Secara jadwal semuanya masih aman, menunggu jadwal DPR sidang lagi. Kita masih ada waktu sampai masuk pensiun Panglima di akhir November nanti. Masih ada waktu mencari perwira terbaik yang ingin mengorbankan dirinya untuk membawa Indonesia bangkit dari pandemi," kata Faldo kepada wartawan, Jumat (8/10).
Faldo memastikan informasi penyerahan surpres tersebut nantinya akan disampaikan. Menurutnya, ihwal nama calon Panglima TNI baru itu masih berproses.
"Kalau sudah tampak tanda-tandanya, nanti pasti langsung diumumkan. Tidak mungkin diam-diam," katanya. (OL-4)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merotasi 414 perwira TNI untuk menempati jabatan baru. Pergeseran ini meliputi sejumlah posisi strategis
Dari potensi 5 juta hektare lahan sawit bermasalah, pemerintah telah memverifikasi pelanggaran di 3,7 juta hektare dan menguasai kembali 3,1 juta hektare.
Setelah kosong selama 25 tahun, jabatan Wakil Panglima TNI diemban Jenderal Tandyo Budi Revita.
Enam kodam baru itu akan disahkan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8).
Selain itu, Marsda Deny Muis naik menjadi Panglima Kopasgat TNI dan Mayjen Djon Afriandi mendapat promosi jabatan sebagai Panglima Kopassus (Pangkopassus).
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melayat ke rumah duka mendiang Marsekal Pertama (Marsma) Fajar Adriyanto yang disemayamkan di rumah duka.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved