Rabu 23 Juni 2021, 12:59 WIB

Polisi Diminta Tegas Tindak Truk ODOL

Theofilus Ifan Sucipto | Politik dan Hukum
Polisi Diminta Tegas Tindak Truk ODOL

MI/Humas Polres Malang
Personel Kepolisian Resor Malang, Jawa Timur, menindak truk yang overdimensi dan overload (ODOL).

 

POLISI diminta tegas menindak truk over dimension over load (ODOL) di jalan raya. Penegakan hukum di jalan raya dinilai masih sangat lemah.

"Penindakan hanya dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat tanpa ada upaya penegakan hukum di jalan raya oleh Polri," kecam Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6).

Djoko menyebut truk ODOL kerap menjadi biang kecelakaan di sejumlah jalan layang. Salah satunya jalan layang Kretek, Jawa Tengah.

"Sejak difungsikan, 2017 lalu, sebanyak 35 orang meninggal dan 200 orang mengalami luka berat atau cacat permanen," ujar dia.

Baca juga: Eksekusi Denda dan Uang Pengganti Adelin Lis Ditangani Kejari Medan

Djoko mengatakan, saat ini, sudah dibangun jalur penyelamat yang berada 200 meter dari batas akhir jembatan layang Kretek. Jalur penyelamat berikutnya ada di 500 meter setelah jalur penyelamatan pertama mendekati jalan lingkar Bumiayu, Brebes.

"Namun, belum menjamin daerah itu bebas kecelakaan. Bahaya akan selalu mengincar selama truk ODOL masih beroperasi," tegas akademisi prodi teknik sipil Universitas Katolik Soegijapranata itu.

Polri, kata Djoko, mestinya turut mendukung penegakan hukum di jalan raya lantaran memiliki kewenangan. Dia yakin praktik pungli dan truk ODOL yang melintas di jalan raya bisa ditekan.

Djoko menyebut pekerjaan rumah (PR) berikutnya, yakni ketegasan menindak pengemudi truk yang membandel. Sebab, sering kali pengemudi truk mengancam keselamatan petugas yang mengatur lalu lintas di jalan.

"Hal itu karena tidak mau masuk fasilitas penimbangan kendaraan atau jembatan timbang," papar dia.

Tantangan lainnya berupa kongkalikong antara oknum pengemudi dan oknum pengusaha pemilik barang. Mereka sengaja membawa muatan lebih tanpa diketahui pemilik kendaraan barang.

"Sekarang dituntut kinerja Kapolri apakah dengan program Presisi dapat memberantas pungli dan truk ODOL di jalan raya," pungkas dia. (OL-1)

Baca Juga

Ist/DPR

Puan: Pemerintah Harus Mendata Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

👤Sri Utami 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:32 WIB
Menurut Ketua DPR Puan Maharani, pemerintah harus memiliki data khusus terkait anak-anak kurang beruntung tersebut untuk kemudian...
Antara

Kapolri Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kampus IPB

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:25 WIB
Kapolri menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi, meskipun ada penurunan secara...
ANTARA/Reno Esnir

KPK Minta Aa Umbara Buktikan Ada Pihak yang Dalangi Kasusnya

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 08:25 WIB
Aa Umbara menyebut HK berupaya mendorong proses...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya